/
Selasa, 25 Juli 2023 | 08:09 WIB
Tim SAR gabungan terdiri atas anggota TNI AL, Polairud, Polsek Tembilahan, BPBD, dan warga Kampung Kesayangan, Desa Seberang Tembilahan masih mencari korban yang diduga tenggelam di sungai. ((ANTARA/HO-Basarnas Pekanbaru))

SUARA PEKANBARU - Tim SAR gabungan melakukan penyisiran sepanjang sungai di Kampung Kesayangan, Desa Seberang Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Hal tersebut, dilakukan tim SAR gabungan guna mencari seorang anak Rasyid Al Fatir yang diduga tenggelam, pada Sabtu, (22/7/2023).

"Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban di sepanjang sungai pada Minggu (23/7/)," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru, Budi Cahyadi.

Menurut Budi, pihaknya menurunkan tim SAR berkaitan dengan laporan Kepala Desa Seberang Tembilahan, Hendriansyah yang mengatakan, bahwa korban pada Sabtu, (22/7) pukul 15.00 WIB bersama teman-temannya pergi bermain layang-layang di masjid dekat sungai.

Seperti biasa sebelum magrib anak-anak tersebut, dikatakannya, sudah harus pulang ke rumah masing-masing. Namun, hingga pukul 18.00 WIB Rasyid tak kunjung pulang.

"Orangtua korban pun mencari anak mereka di sekitar lokasi, dan tempat kawan-kawannya hingga pukul 01.00 WIB, namun korban belum ditemukan," katanya.

Orangtua korban bersama aparat desa kemudian melaporkan kejadian tersebut ke tim SAR, karena korban diduga jatuh ke sungai.

"Orangtua harus lebih berhati-hati dan meningkatkan pengawasan kepada anak, apalagi ketika bermain di sekitar sungai. Semoga korban bisa segera ditemukan," kata dia. (*/ANTARA)

Baca Juga: Frank Wormuth Pernah Latih 3 Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?

Load More