SUARA PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia secara resmi telah membuka pintu pendaftaran untuk seleksi CPNS tahun 2023.
Kemenag RI mengikuti jejak beberapa kementerian lainnya seperti Kementerian PANRB, Kementerian Perhubungan, Kemenpora, dan banyak lainnya dengan membuka peluang formasi CPNS untuk tahun 2023.
Melansir informasi dari laman resmi kemenag.go.id pada tanggal 24 September, Kemenag memberikan kesempatan untuk 4.125 formasi CPNS tahun 2023.
Keputusan penting ini diumumkan melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh Kemenag dengan nomor Surat P-6675/SJ/B.II.2/KP.00.1/09/2023 tentang Pelaksanaan Seleksi CPNS Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2023.
Dalam surat tersebut, terdapat informasi bahwa tahap pendaftaran seleksi CPNS Kemenag dimulai pada tanggal 22 September hingga 9 Oktober 2023, yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali, pada tanggal 22 September 2023.
Menurut laman kemenag.go.id yang juga dikutip pada tanggal 24 September, Nizar menginformasikan bahwa pendaftaran dilakukan secara daring melalui pembuatan akun di SSCASN.
Calon pelamar diwajibkan untuk mengunggah dokumen persyaratan sesuai jadwal dan ketentuan yang tersedia di laman resmi sscasn.bkn.go.id.
Nizar, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi, menegaskan bahwa setiap pelamar hanya boleh memilih satu formasi. Apabila terjadi kesalahan dalam pemilihan formasi, maka itu menjadi tanggung jawab pelamar.
Formasi dan Persyaratan CPNS Kemenag 2023
Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Paling Cocok untuk Kamu yang Ingin Jadi Wanita Karir
- Bagi pendaftar seleksi CPNS Kementerian Agama, terdapat 68 formasi dosen yang tersedia, yang tersebar di 57 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKN).
- Untuk formasi CPNS 2023, kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan minimal adalah gelar Strata Dua (S-2/Magister).
Berikut adalah beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi untuk mendaftar CPNS 2023 Kemenag:
- Warga Negara Indonesia.
- Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun bagi formasi Dosen dengan kualifikasi pendidikan Strata Dua (S-2/Magister), atau usia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun bagi formasi Dosen dengan kualifikasi pendidikan Strata Tiga (S-3/Doktor) pada saat mendaftar.
- Tidak pernah dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Bahlil Optimistis Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz Segera Bebas
-
4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Penuh Saat Mudik, Perjalanan Lebih Efisien
-
Promo Indomaret Tebus Murah PWP, Minyak Goreng Tropical 2 Liter Cuma Rp30 Ribuan
-
Polisi Ringkus 5 Komplotan Maling Hewan di Lumajang, Setiap Pelaku Bawa 2 Celurit!
-
Jangan Pusing Masalah Keluarga, Bu Anna Punya Teh dan Roti Buat Penenangnya
-
5 Mobil Semurah Nmax tapi Tahan Banting, Cocok Dipakai Harian untuk Jangka Panjang
-
Maghrib Jam Berapa di Palembang Hari Ini? Cek Jadwal Buka Puasa Selasa 10 Maret 2026
-
Anti-Ngelag di 2026! 5 HP OPPO RAM 8/256GB Terbaik untuk Penggunaan Jangka Panjang
-
Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Hadirkan Mahfud MD hingga Refly Harun ke Senayan
-
Rudal 'Kiamat' Iran Gempur Israel, Berat Hulu Ledak 1 Ton