Ponorogo.suara.com - Petugas penyuluh lapangan (PPL) pertanian Swadaya di Kabupaten Ponorogo menjadi incaran pelaku tindak pidana penipuan.
sejumlah anggota PPL Pertanian Swadaya di 4 Kecamatan (Jenangan, Bungkal, Sawoo, Balong) melaporkan telah dihubungi oleh orang yang mengaku pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ponorogo yang dapat meloloskan petugas PPL menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dengan jalur pemberkasan tanpa tes dengan imbalan Rp 1,7 juta sampai Rp 2 juta.
Kepala Dispertahankan Ponorogo Masun menjelaskan, para petugas PPL pertanian Swadaya yang mendapatkan telepon tersebut langsung mengklarifikasi ke instansi terkait dan mengetahui bahwa iming-iming tersebut adalah penipuan belaka.
Masun menambahkan, diketahuinya kontak telphone para petugas PPL Pertanidan Swadaya diduga berasal dari kebocoran Aplikasi Simluhtan.
“Penyuluh swadaya kan terdaftar di simluhtan ya, jadi kapan dia terdata sebagai penyuluh swadaya, dan dimungkinkan memang ada kebocoran data dari aplikasi ini”
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Ponorogo Mukridon Romdloni mengatakan, pemanggilan BKPSDM dan Dispertahankan ini, untuk mengklarifikasi kebenaran adanya oknum calo yang menghubungi PPL Pertanian.
" Jadi kita panggil untuk mengklarifikasi hal itu. Apalagi tahun ini Pemkab memang membuka rekrutmen P3K," ujar Politisi Nasdem ini.
Murkrid mengaku, untuk memastikan proses rekrutmen P3K tahun ini tanpa praktik percaloan, pihaknya akan melakulan pengawalan penuh mulai dari awal hingga pengumuman kelulusan nanti.
" Kita tidak mau terjadi lagi seperti 2021 lalu. Komisi A akan tetap mengawal proses rekrutmen," tekannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Stop Buang Sampah di Jalan, Kesadaran itu Perlu!
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar
-
Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!