Dugaan pelanggaran proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih pemilu tahun 2024 di temukan Badan pengawas pemilu Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Dari catatan bawaslu, sedikitnya telah terjadi pelanggaran sebanyak 374 tempat pemungutan suara (tps0 dari 2.878 TPS yang tersebar di Kabupaten Ponorogo, jawa Timur.
Komisioner bawaslu Ponorogo, Juwaini menuturkan, dalam satu TPS itu, ada yang pelanggarannya hingga dua kali. Terkuaknya dugaan pelanggaran itu, berkat pengawas kelurahan atau desa (PKD) dari Bawaslu Ponorogo yang bekerja dengan sangat ketat. Mereka melakukan pengawasan secara melekat saat proses coklit, yakni mulai tanggal 12 Februari hingga 14 Maret 2023 lalu.
“Total ada 378 pelanggaran dalam 374 TPS itu,” ungkapnya.
Dari 378 pelanggaran, 7 jenis pelanggaran yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlib) antara lain petugas tidak datang kerumah warga secara langsung ada di 9 TPS, petugas pantarlih tidak mencocokan data pemilih ada sebanyak 38 TPS. Pantarlih tidak menempelkan stiker ada sebanyak 63 TPS
Selain itu, petugas pantarlih tidak memasukkan data pemilih baru terjadi di 11 TPS. Pantarlih tidak mencatat keterangan disabilitas ada sebanyak 55 TPS. Kemudian, belum dicoklit namun sudah ditempel stiker ada di 8 TPS. Terakhir pelanggaran lainnya ada 194 TPS. Seperti stiker tidak lengkap, 2 KK jadi 1 stiker, memasukan pemilih di bawah umur, menghapus data pemilih padahal masih terdaftar.
Sementara itu, adanya laporan Bawaslu terkait pelanggaran yang dilakukan petugas Pantarlih sudah di ketahui KPU.
Komisioner KPU Kabupaten Ponorogo Ali Mahfudz dihubungi ponorogo.suara.com, senin (20/3/23) menuturkan, semua rekomendasi dari Bawaslu Ponorogo sudah ditindaklanjuti, baik itu rekomendasi secara tertulis maupun secara lisan.
Ia mengakui bahwa dari ribuan TPS di Kabupaten Ponorogo tidak ada coklit yang sempurna. Sehingga kita membuka ruang untuk dilakukan perbaikan.
“Semua rekomendasi dari Bawaslu Ponorogo sudah kita tindaklanjuti untuk dilakukan perbaikan,” pungkasnya.
Baca Juga: Profil Alshad Ahmad, Ramai Disorot Usai Diduga Hamili Mantan Pacar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah
-
Kenalkan Karakter Baru, Ini Tampilan Perdana Film The Angry Birds Movie 3
-
4 Zodiak Paling Hoki yang Bakal Panen Cuan dan Peluang Emas pada 26 Juni 2026