Ponorogo.suara.com – Mendekati hari raya Idul Fitri yang tinggal belasan hari lagi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo. Dalam sidak tersebut, Gubernur didampingi langsung Bupati Sugiri Sancoko bersama OPD terkait.
Dalam Sidak tersebut, orang nomer satu di Jawa Timur mendatangi satu persatu lapak pedagang. pemeriksaan berjalan dari pedagang bumbu dapur, daging hingga pedagang beras. selain bercengkraman dengan pengunjung pasar, Khofifah juga melakukan dialog dengan beberapa pedagang yang membahas terakit harga-harga bahan makanan pokok ditengah bulan Ramadan ini.
"Jadi gini kawan-kawan, kita ingin memastikan stok bahan pangan pokok menjelang lebaran," ujar Khofifah kepada Ponorogo.suara.com jejaring media Suara.com, Selasa (4/4/23)
Khofifah menjelaskan, untuk harga bahan makanan pokok seperti beras medium masih dalam kondisi stabil di harga Rp 10.400. Kemudian untuk beras premium, ia menyampaikan bahwa harga kisarannya masih dalam range HET (Harga Eceran Tertinggi).
“Rata-rata harganya Rp. 12.000. Ini masih normal bahkan dibawah HET untuk beras premium,” ujarnya
Lebih lanjut, Mantan Menteri Sosial RI ini juga menyampaikan bahwa untuk harga daging, telur, cabai rawit dan cabai keriting, serta bawang-bawang secara keseluruhan dalam pantauan harga normal.
“Harga daging saat ini Rp. 120.000, kemudian telur pada kisaran Rp. 26.000/kg. Untuk cabe rawit dan cabe keriting berada di harga Rp. 27.000- Rp. 28.000/kilogram. Jadi mudah-mudahan semua masyarakat bisa menjangkau sesuai dengan daya beli masyarakat menjelang lebaran dan masyarakat bisa bersukacita bahagia karena bisa memenuhi berbagai kebutuhan dalam rangka menyambut Idul Fitri dan juga cuti bersama lebaran nanti,” jelasnya
Sementara itu, Ibna (35) salah seorang pembeli di Pasar Legi Ponorogo berharap harga bahan pokok tetap stabil hingga lebaran. Menurutnya memang ada beberapa pedagang yang menaikkan harga jualannya. Namun kenaikan tersebut tidak signifikan.
"Ada naik tapi sedikit. Mungkin harga kulakan mereka juga naik. Masih bisa terjangkau bagi kami. Harapannya sampai lebaran tidak ada kenaikan harga. Kalaupun ada, sedikit saja. Agar masyarakat tetap bisa menjangkau, pedagang juga tidak merugi. Jadi sama-sama merayakan lebaran dengan suka cita," tandasnya.
Baca Juga: Profil Ira Riswana, Artis 90-an yang Putranya Terlibat Kasus Tabrak Pelajar Tewas Ditempat
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
Dukung Kesejahteraan Pesisir, BRI Medan Salurkan Bantuan Sembako di Sabang
-
Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Melihat Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Bus Tujuan Pekanbaru Terbakar Tabrakan dengan Truk Tangki, 16 Orang Tewas