Suara Ponorogo – Kabar gembira dari Rumah tahanan kelas IIB, Ponorogo, Jawa Timur, di hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah tahun 2023, petugas Rutan memberikan kelonggaran bagi masyarakat yang hendak membesuk warga binaan dari H minus 1 lebaran hingga H plus 3 Lebaran
Dalam acara Open House tatap muka tersebut, petugas memberikan penambahan waktu kunjungan dari yang 15 menit menjadi 30 menit.
Selain itu, waktu jam besuk juga bisa dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00 siang dilanjut pukul 13,00 hingga pukul 15.30 sore
Kepala Rutan kelas IIB Ponorogo, Agus Yanto mengatakan, dalam acara open house kali ini tidak ada pembatasan. Artinya pembesuk yang akan bertemu warga binaan tidak hanya meliputi sanak family saja melainkan juga teman-teman warga binaan.
‘’Tahun ini cukup longgar. Karena mereka bebas bertemu dengan keluarga dan temannya selama jam besuk serta selama kapasitas memungkinkan,’’ ungkapnya kepada Ponorogo.suara.com jejaring media suara.com, kamis (20/4/23)
Masih menurut Agus, untuk aturan tahun ini, pembesuk tidak perlu lagi membawa Surat Kartu Keluarga (KK) untuk bisa bertemu dengan warga binaan seperti aturan tahun lalu.
Namun untuk ketentuan yang dibawa pengunjung, Agus menegaskan tidak diperkenankan membawa senjata tajam atau barang-barang elektronik yang tidak boleh beredar di dalam Rutan
“ Untuk telepon genggam pembesuk (handpohone) setidaknya dititipkan kepada pihak keluarga yang menunggu di luar atau disimpan di dalam kendaraan” tambahnya
Baca Juga: Arab Saudi Pastikan Idul Fitri Jatuh Pada Jumat 21 April 2023
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
Terkini
-
Seskab Teddy Ungkap Hasil Lawatan Prabowo: Rp575 Triliun Komitmen Bisnis
-
LKPJ 2025 Penuhi Standar Regulasi, Gubernur Khofifah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
-
Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Ngaku Bensin Rp300 Juta, Mobil Firdaus Oiwobo Diduga Nunggak Pajak 7 Tahun
-
Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur
-
OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Profil Muhammad Sanjaya yang Cetak Hattrick di Laga Debutnya Bareng Timnas Futsal Indonesia
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!