Suara Ponorogo – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko melakukan perombakan besar terhadap Pejabat Pemkab pada Selasa malam di Pringgitan belakang rumah dinas Bupati.
Dalam perombakan besar-besaran tersebut, 61 pejabat di mutasi yang meliputi 6 orang dari eselon II, 39 orang dari eselon III dan 16 orang dari eselon IV.
Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo menjelaskan, upacara serah terima jabatan sengaja dlaksanakan pada selasa malam mengingat, dirinya harus menuaikan ibadah Umroh pada rabu pagi ke tanah suci.
“Adanya waktu ya malam ini(2/4), besok (hari ini-red) saya sudah berangkat perjalanan umrah. Ya akhirnya diputuskan untuk dilakukan mutasi,” kata Bupati Sugiri Sancoko, kepada ponorogo.suara.com, Selasa (2/5/23) malam
Salah satu pejabat yang kena perombakan jabatan adalah harjono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), kini menduduki jabatan baru sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah
Selain itu, ada Dewi Wuri Handayani yang memiliki jabatan baru sebagai Asisten Administrasi Umum, setelah sebelumnya menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Sementara itu, posisi baru yang menggantikan Dewi Wuri Handayani adalah Joni Widarto, yang sebelumya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Untuk kepala satpol PP ponorogo sendiri saat ini di jabat Joko waskito
Kemudian Henry Indrawardana menjadi Kepala DPPKB, setelah sebelumnya sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Posisi Kalaksa BPBD kini diduduki oleh Sapto Djatmiko, yang sebelumnya sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
“Mutasi ini sudah melewati berbagai pertimbangan. Kita lihat karakter dan kompetensi pejabatnya, baru diputuskan untuk ditempatkan di mana. Bisa jadi mutasi ini menjadi kebiasaan, supaya pas. Istilah kerennya the right man, the right place,” pungkasnya.
Baca Juga: Sadis! TPNPB-OPM Perlihatkan Foto Tengah Todong Senjata ke Jenazah Anggota TNI
Berita Terkait
-
Pendapatan Parkir Pasar Malam Ponorogo Hanya Rp 30 Juta, Bupati Minta Penyelidikan Mendetail Terhadap Dugaan Kecurangan
-
Unik dan Meriah! Siswa SMPN 2 Ponorogo Rayakan Hardiknas 2023 dengan Mengenakan Busana Adat dalam Upacara Peringatan
-
Ratusan Wanita Muda 20 Tahun Kebawah Menikah di Ponorogo, Pengamat Ungkap Dampak Pengasuhan 'Cul-culan' yang Memprihatinkan
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa