Suara Ponorogo - Di tengah gemerlapnya dunia kuliner, terdapat sebuah rumah makan yang menjadi tempat tujuan bagi pecinta kuliner yang ingin menikmati hidangan lezat dari ikan nila bakar.
Terletak di Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, Rumah Makan Ikan Nila Bakar "Dapur Ngebel" telah menjadi ikon kuliner yang tak tergantikan. Dengan kesegaran dan rasa yang istimewa, “Dapur Ngebel” menjadi pilihan yang tak terbantahkan bagi pecinta masakan ikan bakar.
Menggali lebih dalam tentang asal-usul dan keunikan dari Rumah Makan Ikan Nila Bakar ini, kami berkesempatan mewawancarai Dodo Ryan Adi Raharjo (27), pemilik dan pengelola “Dapur Ngebel” yang telah berdiri sejak tahun 2010.
Dulu hanya menerima pesanan, rumah makan ini kemudian memutuskan untuk membuka gerai offline yang menawarkan pengalaman makan langsung di tempat.
Salah satu hal yang membuat "Dapur Ngebel" begitu istimewa adalah bahan baku ikan nila yang digunakan. Dodo menjelaskan bahwa ikan nila yang mereka sajikan diambil dari petani lokal di Ngebel yang melakukan budidaya di keramba.
Berbeda dengan ikan nila dari luar Ngebel yang pernah ditawarkan padanya, ikan nila Ngebel memiliki rasa yang lebih istimewa. Hal ini disebabkan oleh kandungan belerang dalam air di sekitar Ngebel, yang memberikan sentuhan khas pada rasa ikan nila.
"Saya yang membedakan nila bakar di Ngebel dengan di luar Ngebel adalah bahan baku ikan nilanya sendiri yang memang berbeda dari nila kolam, karena nila Ngebel hidup di air yang mengandung kadar belerang," kata Dodo dengan antusias.
Keistimewaan lain dari rumah makan ini adalah penggunaan ikan nila segar yang masih hidup. Dengan begitu, citarasa ikan nila tetap terjaga dengan baik.
Pengunjung yang ingin menikmati hidangan khas dari rumaah makan ini umumnya melakukan reservasi terlebih dahulu. Hal ini memungkinkan dapur Ngebel untuk mempersiapkan hidangan secara maksimal sehingga siap saji saat pengunjung tiba.
Baca Juga: Dukung Bakat Sejak Kecil, Ayah Puteri Ariani Wujudkan Cita-cita yang Tertunda
Namun, bagi pengunjung yang datang tanpa reservasi, mereka harus bersabar karena membutuhkan waktu lebih lama untuk mengolah ikan hidup menjadi hidangan ikan nila bakar yang lezat.
Terkait harga, Dodo menjelaskan bahwa mereka masih menjual hidangan dengan harga yang wajar, berkisar sekitar 25 ribu rupiah per porsi, tergantung ukuran ikan. Harga ini sejalan dengan standar harga untuk rumah makan di Ngebel.
Rumah Makan Ikan Nila Bakar di Pinggir Danau Ngebel ini benar-benar memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Dengan bahan baku ikan nila berkualitas tinggi yang diambil dari petani lokal dan proses pengolahan yang cermat, dapur Ngebel berhasil menghadirkan hidangan ikan nila bakar yang nikmat dengan rasa khas. Bagi pecinta kuliner, tak ada salahnya mengunjungi dapur Ngebel dan menikmati kelezatan ikan nila bakar yang legendaris di Desa Ngebel, Ponorogo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK
-
10 Mobil Terlaris Semester 1 2026: Suzuki Carry Semakin di Depan
-
Review Worst Neighbor Ever: Dokumenter yang Cuma Mengeksploitasi Tragedi
-
Drama China Fated Hearts: Dua Musuh Bekerja Sama dalam Satu Misi
-
Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?
-
Apa Itu Soft Saving? Tren Keuangan yang Bisa Bikin Kamu Lebih Waras
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Musim Kemarau di Jogja Makin Ekstrem, Pakar Minta Warga Terapkan Konservasi Air
-
Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!
-
Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah