Suara Ponorogo - Kabupaten Ponorogo menjadi tujuan para Diaspora keturunan suku Jawa dari berbagai negara yang sedang mengikuti Javanese Diaspora Event 5 2023.
Dengan semangat silaturahmi, mereka berkumpul di Ponorogo untuk merayakan tradisi "Ngumpulke Balung Pisah" yang memiliki makna khusus dalam budaya Jawa.
Dalam acara tersebut, puluhan orang Diaspora dari negara-negara seperti Suriname, Afrika Selatan, Australia, Belanda, Malaysia, Singapura, Kaledonia Anyar, dan Amerika, merasakan kehangatan sambutan dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, serta mengagumi kesenian Reog dan Jaran Tek yang khas daerah tersebut.
Salah satu momen menarik adalah saat Duta Besar Suriname untuk Indonesia, Erick Rahmat Moertabat, berkesempatan naik ke kepala topeng dadak merak yang begitu besar.
Dalam sambutannya di Pendopo Agung Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Erick menyampaikan salam dari Presiden Republik Suriname untuk masyarakat Ponorogo dan mengungkapkan kebahagiannya bisa menginjakkan kaki di bumi reog, karena dirinya merupakan keturunan orang Jawa dengan latar belakang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
“sudah saya jelaskan ke Pak Bupati, kalua saya keturunan Jawa yang komplit. Ada dari Jawa Timur, Tengah dan Barat. Alhamdulillah,” terangnya
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan sambutan dalam bahasa Jawa Ngoko (kasar), karena bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia kurang dipahami oleh para Diaspora tersebut.
Sugiri berharap kehadiran mereka dapat memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi, serta mempromosikan Ponorogo sebagai destinasi wisata melalui kerjasama yang erat.
Rencananya, puluhan Diaspora keturunan Jawa ini akan bermalam di Ponorogo dan mengunjungi beberapa tempat menarik di daerah tersebut. Bupati Sugiri Sancoko berkomitmen untuk menyajikan hiburan dan kuliner khas Ponorogo kepada tamu-tamu istimewa ini.
Baca Juga: Indonesia vs Argentina: Shin Tae-yong Sentil Klub Soal Buruknya Finishing Skuad Garuda
Dia optimis bahwa kerjasama dengan Diaspora akan memberikan dampak positif dalam memperkenalkan Ponorogo ke seluruh dunia.
Kunjungan Diaspora ini menjadi momen yang membanggakan bagi Kabupaten Ponorogo, di mana event silaturahmi dan pertemuan budaya dapat memperkaya hubungan antarbangsa serta mengenalkan kekayaan budaya Jawa kepada masyarakat internasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
Terkini
-
Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib
-
Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
-
Tinted Lip Balm Hanasui untuk Kulit Sawo Matang Shade Berapa? Cek Ulasannya
-
Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?
-
5 Merek Sepatu Sekolah Paling Awet untuk Remaja, Mulai Rp100 Ribuan
-
Bos BCA Titip Pesan Buat Calon Gubernur Bank Indonesia Baru, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Takut! Umrah Mandiri Bareng Keluarga Tak Bisa Dipidana
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis
-
Apa Pelembap Bisa Mengencangkan Kulit Kendur? Ini 3 Rekomendasi untuk Usia 50 Tahun