Suara Ponorogo - Hari Krida Pertanian Ponorogo kembali diselenggarakan dengan antusiasme tinggi dari petani setempat.
Acara yang bertujuan untuk menghargai perjuangan petani dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam wawancaranya dengan ponorogo.suara.com, menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menghadapi tantangan iklim yang tidak menentu.
"Pertama, kami tidak ingin menghadapkan petani dengan nasib yang tidak pasti, terutama dalam menghadapi kondisi iklim yang seringkali tidak dapat diprediksi, seperti perubahan cuaca yang tiba-tiba antara panas dan hujan," kata Bupati Sugiri.
"Untuk mengatasi hal tersebut, kami telah menyiapkan palang di pintu tengah dengan nama Asuransi Jasindo. Melalui asuransi ini, kami dapat memberikan jaminan kepada petani agar mereka dapat bertani dengan lebih tenang tanpa harus khawatir dengan risiko yang tak terduga." Terang orang nomer satu di Bumi Reog ini
Kang Bupati yang akrab disapa Kang Bupati menjelaskan upaya pemerintah dalam memperhatikan teknis pertanian yang beragam dalam menghadapi tantangan iklim yang sulit diprediksi.
"Kita harus memiliki mekanisme yang beragam dalam menghadapi berbagai kondisi iklim yang tidak dapat kita duga sebelumnya," ujarnya. "Oleh karena itu, kami memberikan jaminan melalui Jasindo untuk memberikan kepastian kepada petani dalam berusaha."
Dalam hal anggaran, Bupati Sugiri menyebutkan alokasi yang diberikan untuk mendukung pertanian di Ponorogo. "Anggaran yang kami alokasikan untuk sektor pertanian berasal dari APBN sebesar 80% dan APBD sebesar 20%," ungkapnya.
Kang Bupati menekankan telah merumuskan strategi untuk mengurangi biaya tanam, seperti mengatasi masalah irigasi dengan memanfaatkan air hujan dan tenaga diesel.
Baca Juga: Virgoun Tolak Tuntutan Inara Rusli Terkait Royalti Lagu
“kami juga berencana untuk meluncurkan program listrik masuk sawah dalam waktu dekat."
Kang Bupati menambahkan tentang konsep Rojokoyo yang diimplementasikan dalam upaya meningkatkan kecerdasan lingkaran pertanian di Ponorogo.
"Melalui konsep Rojokoyo, kami mengintegrasikan sistem pertanian yang mencakup tanaman padi, peternakan kambing, sapi, dan ayam," jelasnya.
Sementara itu Kepala Dipertahankan Ponorogo, Masun menjelaskan bahwa setidaknya ada seribu hektar lahan yang akan mendapatkan bantuan asuransi untuk menjaga petani dari keterpurukan akibat gagal panen, khususnya di lahan yang mudah terendam banjir
"Kita hitung kurang lebih 1000 hektar lahan, dan akan dimulai setelah di input di aplikasi SIAP yang dikeluarkan Dispertahankan Ponorogo”
Hari Krida Pertanian Ponorogo tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum yang positif dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan menghadapi tantangan pertanian di masa depan.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo berkomitmen untuk terus mendukung dan melindungi para petani serta memperkuat sektor pertanian dalam upaya mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
BI Aceh Siapkan Rp4 Triliun Uang Layak Edar untuk Lebaran, Penukaran Dimulai 23 Februari 2026
-
Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Gugatan Guru Honorer untuk Anggaran MBG UU APBN 2026
-
Waktu Magrib di Jogja Hari Ini 20 Februari 2026: Jangan Sampai Salah Jadwal Buka Puasa!
-
Jam Berapa Buka Puasa Jabodetabek Hari Ini? Ini Waktu Adzan Maghrib Resmi
-
Setelah Resmi Debut di India, Vivo V70 Series Bersiap Masuk ke Pasar Indonesia
-
Gegara Intervensi BI, Rupiah Berjaya di Jumat Sore ke Level Rp 16.888/USD
-
Semen Padang vs Malut United di Stadion Haji Agus Salim Malam Ini, Kabau Sirah Ambisius Menang
-
Membaca Pendosa yang Saleh: Saat Kesalehan Beradu dengan Hasrat Tabu
-
Pesan Keras Pelatih Persija ke Shayne Pattynama: Tak Ada Alasan Cadangkan Dony Tri Pamungkas
-
Heboh Warga Aek Ngadol Sebut Kades Tahan ATM dan Buku Rekening Bantuan Bencana