Suara Ponorogo - Warga Kabupaten Ponorogo akhirnya bisa bernapas lega setelah seorang maling spesialis sepeda berhasil ditangkap di Jalan Menur, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman.
Tersangka yang diidentifikasi sebagai Slamet Seksiono, seorang pria berusia 54 tahun asal Batam, berhasil ditangkap setelah ia diawasi oleh warga setempat dan akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.
Slamet Seksiono, yang kerap menggunakan inisial "SE", diketahui telah melakukan banyak kejahatan di berbagai Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah tersebut, dengan sepeda curian yang biasanya dijual secara online.
Kepada wartawan, SE mengungkapkan bahwa ia biasa mengirim sepeda curian tersebut menggunakan bus, tanpa mengingat dengan pasti berapa banyak TKP yang pernah ia incar.
"TKP banyak, biasanya (sepeda curian) dijual online," ungkap SE.
Tidak hanya itu, Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, juga menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi pada subuh hari. Warga melaporkan telah menangkap seorang pencuri sepeda yang berusaha mencuri di area tersebut.
"Di pagi hari tadi, warga di Jalan Menur memasang perangkap menggunakan sepeda sebagai umpan. Secara kebetulan, pelaku melewati tempat tersebut dan mencuri sepeda," ujar Nanang.
Dengan bantuan rekaman CCTV dari warga, diketahui bahwa ciri-ciri pelaku pencurian tersebut mengendarai sepeda motor Suzuki Spin berwarna biru-hitam dan mengenakan jaket.
Setelah ketahuan mencuri sepeda, pelaku langsung diamankan oleh warga sekitar.
Baca Juga: Hampir Cinlok, Dinar Candy Tak Heran Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Selingkuh
"Pelaku dikejar oleh warga kemudian berhasil ditangkap, sebelum sempat terjadi penyerangan massa. Kemudian ada warga yang melaporkan kejadian ini ke Polsek, sehingga kami bisa segera mengamankan pelaku," kata Nanang.
Nanang juga menambahkan bahwa pelaku tidak hanya beroperasi di Kecamatan Siman, tetapi juga telah mencuri sepeda di wilayah Babadan, Jenangan, dan Ponorogo.
Total terdapat 9 TKP di wilayah hukum Polres Ponorogo yang terkait dengan aksi kejahatan pelaku.
"Dari pengakuan pelaku, sementara ini terdapat 9 TKP, di mana 3 sepeda berhasil dijual, sementara 6 sepeda lainnya kami temukan di kosan pelaku," tambah Nanang.
Nanang juga menjelaskan bahwa pelaku sering melancarkan aksinya saat warga sedang menjalankan ibadah salat Subuh di masjid atau musala.
Ia mengambil sepeda sasarannya dengan cepat dan melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini