Suara Ponorogo - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur (Jatim) mengeluarkan imbauan terkait pembongkaran tugu perguruan silat yang mencuatkan polemik di Kabupaten Ponorogo.
Respons terhadap imbauan tersebut, beberapa pengurus perguruan silat di wilayah tersebut masih belum menentukan sikap apakah mereka akan menyetujui atau menolak.
Terkait imbauan tersebut, Wakil Ketua 1 bidang organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Ponorogo, Tjatur Margo Suwahyo, mengatakan bahwa keputusan ada pada pihak yang berwenang di Ponorogo, yaitu Bupati Sugiri Sancoko.
Tjatur menyampaikan hal ini dalam deklarasi damai dengan beberapa perguruan silat di Pendopo Agung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pada Kamis (06/07/2023).
"Terkait imbauan tersebut kita serahkan kepada Bupati yang mempunyai kewenangan di wilayah Ponorogo" ungkap Tjatur.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ketua Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) cabang Ponorogo, Langen Triono.
Dia berpendapat bahwa terkait imbauan pembongkaran tugu dari Bakesbangpol Jatim, Pemerintah Daerah (Pemda) atau Forkopimda harus mengambil tindakan lanjutan.
Pemkab Ponorogo diminta untuk membuat keputusan yang arif dan bijaksana, dengan harapan bahwa keputusan tersebut tidak akan memicu ketegangan dalam situasi dan kondisi keamanan di Ponorogo.
"Saya yakin pemimpin di Ponorogo akan mengambil keputusan yang tepat dalam merespons himbauan tersebut." kata Langen optimis.
Baca Juga: Inara Rusli Disebut Nikita Mirzani Versi Syar'i, Buntut Pengakuan Diajak Taaruf 400 Orang
Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyatakan bahwa surat imbauan pembongkaran tugu dari Bakesbangpol harus dihadapi dengan kepala dingin.
Orang nomor satu di Ponorogo telah mengumpulkan semua ketua perguruan pencak silat di wilayah bumi reog ini.
Tidak hanya ketua perguruan silat, Pemkab Ponorogo juga mengundang Polres dan Kodim 0802 Ponorogo dalam rapat tersebut.
“Kami bersama Forkopimda dan ketua perguruan silat akan bekerja sama untuk menciptakan solusi yang paling optimal." kata Bupati Sugiri Sancoko.
Permasalahan terkait himbauan pembongkaran tugu perguruan silat ini masih mengundang perhatian publik.
Meskipun beberapa pengurus perguruan silat belum menyampaikan sikap pasti, tetapi harapannya adalah bahwa keputusan yang diambil oleh Pemda akan mempertimbangkan aspek kebijakan yang bijaksana.
Berita Terkait
-
Wanita Cantik Tragis Dibunuh dengan Cara Diikat: Keluarga Korban di Ponorogo Shock, Barang Berharga Raib!
-
Inkar Janji Pekerjaan Berujung Tragis: Bos Angkringan di Ponorogo Dibunuh dan Jenazahnya Dibuang di Pinggir Tol Ngawi
-
Perempuan Cantik Asal Ponorogo Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat di Kamar Kos madiun
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
-
Film Aksi Komedi 24 Jump Street Resmi Digarap, Aksi Dua Polisi Kocak Schmidt dan Jenko Kembali
-
Belajar Mengambil Keputusan Lewat The Decision Book Karya Mikael Krogerus
-
Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono
-
Awas Jangan Tertipu Duo Rock Angine de Poitrine KW! Sudah Ada Korban di Moskow
-
Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap
-
Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap
-
Dituduh Terlibat Kasus Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Ungkap Reaksi Tak Terduga Nagita Slavina
-
Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?