Suara Ponorogo - Batas waktu penyerahan berkas perbaikan persyaratan bagi bakal calon legislatif di KPUD Ponorogo berakhir pada pukul 00.00 Minggu (9/7/23).
Namun, perhatian tertuju pada satu partai yang tidak menyerahkan berkas perbaikan, yaitu Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut KPUD Ponorogo, partai-partai politik yang telah mendaftarkan bakal calon legislatifnya diberi kesempatan untuk memperbaiki berkas pendaftaran yang belum memenuhi persyaratan (BMS).
Namun, PSI tampaknya tidak mengambil kesempatan ini dan tidak menyerahkan berkas perbaikan sebelum batas waktu yang ditentukan.
Ketua KPUD Ponorogo, Munajat, dalam wawancaranya menyatakan, "Kami memberikan batas waktu yang cukup panjang bagi partai politik untuk melakukan perbaikan terhadap berkas pendaftaran mereka."
Namun, Munajat mengungkapkan bahwa PSI tidak memanfaatkan kesempatan tersebut. Oleh karena itu, berkas pendaftaran yang diterima dari PSI akan menjadi berkas yang akan mereka verifikasi.
Selama seminggu ke depan, KPUD Ponorogo akan memulai proses verifikasi berkas pendaftaran Bacaleg dari partai politik yang telah menyerahkan berkas perbaikan.
Verifikasi ini melibatkan pengecekan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya untuk memastikan bahwa setiap bakal calon legislatif dari 18 partai politik memenuhi syarat untuk masuk ke dalam Daftar Calon Sementara (DCS) sebagai peserta pemilu legislatif.
Diketahui bahwa 96% Bacaleg yang mendaftar di KPUD Ponorogo memiliki status BMS (belum memenuhi syarat). Artinya, dari total 658 bakal calon legislatif yang telah memenuhi persyaratan, hanya 24 orang yang berhasil.
Baca Juga: Rujuk di Ujung Tanduk, Indra Bekti dan Aldila Jelita Saling Usaha, Belum Ada Tambatan Hati Baru
KPUD Ponorogo menyatakan bahwa banyaknya Bacaleg dengan status BMS disebabkan oleh ketidaklengkapan dokumen yang diajukan, seperti dokumen ijazah dan pengisian data diri pada aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon).
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Fakta Mitchell Baker: Sang Adik Bela Hong Kong, Sama-sama Gacor Bobol Lawan
-
Angkat Ritual Asli Banyuwangi, Sihir Tanah Kubur Tembus 57 Ribu Penonton di Hari Pertama
-
5 Rekomendasi Sunscreen Brightening Sesuai Review, Bikin Kulit Cerah dan Glowing Alami
-
Mitchell Baker Menggila, Persaingan Lini Depan Timnas Indonesia Panas, Ole Romeny Tersingkir?
-
Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja
-
Mitchell Baker Hattrick Timnas Indonesia Menang 5-1, Kenapa John Herdman Malah Kesal?
-
John Herdman Lebih Baik Dibanding Shin Tae-yong di Debut Piala AFF
-
4 Shio yang Paling Beruntung 28 Juli 2026: Masa Sulit Berakhir, Rezeki Datang
-
Review Buku Navigating Night, Kisah Hangat Keluarga Imigran
-
Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?