Suara Ponorogo - Sebuah ruko percetakan dan digital printing di Ponorogo, Jawa Timur dilaporkan terbakar pada Jumat pagi. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik atau konsleting.
Petugas pemadam kebakaran menghadapi kesulitan dalam memadamkan api karena kepulan asap di dalam ruangan yang minim ventilasi udara.
Kejadian ini berlangsung di Gracia Digital Printing dan Photography yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Patihan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo.
Petugas dari pemadam kebakaran, bersama dengan polisi dan TNI yang tiba di lokasi, menghadapi kesulitan dalam memadamkan api karena banyaknya kepulan asap hitam pekat di dalam ruangan yang terbakar.
Keadaan ini diperparah oleh minimnya ventilasi udara di ruangan tersebut.
Beruntungnya, api yang membakar ruang produksi dan beberapa peralatan cetak berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke lokasi lain.
Namun, penyebab pasti kebakaran ini masih belum diketahui. Dugaan sementara adalah hubungan arus pendek listrik atau konsleting di bagian komputer.
Keadaan toko yang tutup saat kebakaran terjadi juga menjadi faktor yang menyulitkan proses pemadaman.
Yulius, pengelola tempat tersebut, ia mengungkapkan,
Baca Juga: Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Gelandang Palestina Resmi Gabung Bali United
"Ruang tengah, itu ruang apa, produksi atau ruang produksi cetak foto. Kemungkinan kebakaran dari kemungkinan dari konsleting listrik. Cuma kertas-kertas sama monitor satu, sama mesin ada yang rusak terbakar." terangnya, Jumat (14/7/23)
Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo dikerahkan ke lokasi.
Joko Waskito, kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Ponorogo, menjelaskan,
"Tadi karena lokasinya tertutup dan asapnya sangat tebal sekali, kami Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran menghilangkan asap terlebih dahulu. Setelah itu, kami membuka dan memadamkan api yang ternyata berada di dalam kaca."
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026
-
Star Fox Bangkit Kembali, Usung Perombakan Visual di Nintendo Switch 2
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026