SUARA PONOROGO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali melaksanakan aksi penertiban terhadap berbagai banner dan spanduk di Kabupaten Ponorogo.
Aksi ini dilakukan di sejumlah jalan utama di Kabupaten Bumi Reog dengan fokus pada wilayah utara.
Aksi penertiban tidak hanya berfokus pada sapanduk promosi semata, tetapi juga melibatkan baliho-baliho yang sudah melewati masa berlaku.
Langkah ini diawali dari Jalan Arif Rahman Hakim yang membentang dari perbatasan Desa Mlilir hingga perempatan pabrik es di Kelurahan Niten. Upaya tersebut dilanjutkan hingga perempatan Pasar Pon.
"ini adalah bagian penegakan perda terkait penataan reklame di Ponorogo" ujar Joko Waskito, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo, Selasa (29/8/2023).
Sebagian besar dari banner dan baliho yang dikenai tindakan penertiban ini ternyata tidak memiliki izin resmi.
Tidak hanya itu, banyak juga yang melanggar aturan dengan cara dipasang di tempat-tempat yang tidak sesuai, seperti pohon-pohon, tiang kabel listrik, atau tiang telepon.
"Kami bertindak untuk mengatasi hal-hal yang mengganggu estetika lingkungan. Ini mencakup pemasangan sembarangan di lokasi yang tidak pantas." ungkap Joko.
Satpol PP berencana untuk menjalankan penertiban secara berkala ke depannya. Langkah ini diambil untuk menjaga kebersihan dan kerapihan citra kota.
Baca Juga: Viral, Bule Bawa Papan Surfing Gores Mobil Parkir di Legian
Joko juga menyampaikan rencana kemungkinan adanya penertiban terhadap baliho-baliho calon legislatif (caleg) yang sudah usang atau terpasang tidak sesuai dengan ketentuan.
"Upaya yang kami lakukan ini juga merespons aspirasi masyarakat yang menginginkan penataan baliho dan banner reklame yang lebih tertib dan teratur," tambah Joko.
Dengan langkah ini, diharapkan citra Ponorogo sebagai kota yang rapi dan indah dapat terus dipertahankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok
-
Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya
-
Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun
-
Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli
-
Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini
-
Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa
-
24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya
-
4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review
-
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil