/
Minggu, 10 September 2023 | 12:11 WIB
Agus Yanto, Kepala Rutan Kelas II B Ponorogo (ponorogo.suara.com/dedy.s)

"Dulu, di depan Rutan ini ada Kantor Kejaksaan. Kemungkinan pedang-pedang ini adalah sitaan yang dititipkan ke Rutan," ungkapnya.

Agus Yanto berharap bahwa keberadaan pedang-pedang bersejarah ini dapat menjadi sarana edukasi dan literasi sejarah yang berharga.

Selama ini, mereka telah merawat dan mengelola koleksi ini dengan baik, dan mereka berencana untuk lebih mendalami asal-usul pedang-pedang tersebut.

"Ini dapat menjadi bahan kajian dan literasi sejarah yang bernilai tinggi, dan kami akan terus merawat dan mengelolanya dengan baik," tambahnya.

Ia berharap, Rutan Kelas II B Ponorogo tidak hanya menjadi tempat untuk memori masa lalu, tetapi juga menjadi tempat di mana sejarah hidup melalui senjata-senjata bersejarah yang penuh misteri dan makna.
 

Load More