SUARA PONOROGO - Pedagang di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai merasakan dampak meningkatnya harga beras terhadap usaha kuliner mereka. Kenaikan harga beras telah memaksa mereka untuk berinovasi demi menjaga penjualan yang terus terdampak.
Beberapa pedagang bahkan terpaksa mengurangi kualitas beras yang biasanya mereka gunakan agar tetap dapat mempertahankan penjualan. Meskipun penurunan penjualan cukup signifikan, mereka berusaha mengatasi situasi ini.
Hilda Ayu Rahmawati, pemilik Rumah Makan Sego Babat Mbok Soe, mengungkapkan bahwa ia sekarang terpaksa membeli beras dengan kualitas yang lebih rendah daripada biasanya.
Sebelumnya, ia biasa membeli beras merek Tawon sebanyak 25 kilogram dengan harga 250 ribu rupiah sekarang menjadi 300 ribu rupiah. kini ia harus menggunakan beras dibawahnya
Selain itu, Hilda juga mengalami penurunan jumlah pembeli sejak harga beras melonjak. Ia mengakui kesulitan dalam menghadapi perubahan harga tersebut.
"Tentu perputaran sulit ya, mas. Harga beras naik, penjualan dagangan juga turun. Untuk mengantisipasi, yang tadinya menggunakan merek beras yang berbeda yang lebih terjangkau. Kita merasa sedih karena harus mengurangi kualitas yang diberikan kepada konsumen," ungkap Hilda.
Sementara itu, Sumiati, seorang penjual nasi pecel asal Desa Nambak, juga tidak luput dari dampak kenaikan harga beras. Untuk menghindari kerugian berlebih, Sumiati terpaksa mengurangi jumlah pembelian beras.
Jika sebelumnya ia biasa membeli 50 kilogram beras untuk stoknya, sekarang ia hanya membeli sekitar 10 hingga 25 kilogram saja. Meskipun demikian, ia tidak berani menaikkan harga makanan yang dijualnya karena khawatir akan kehilangan pelanggan.
Sumiati mengeluhkan situasinya, "Sangat terdampak, kalau belanja beras stok dikurangi karena mahal, dampak kenaikan harga beras sangat dirasakan, pembeli juga berkurang."
Baca Juga: Sukses di Usia Muda dalam Buku 'Milyarder Baru di Usia 17 Tahun'
Meskipun ada opsi beras Bulog yang lebih murah dengan harga 10 ribu rupiah per kilogram, para pedagang enggan mengambilnya karena takut beras tersebut tidak cocok dan berdampak pada kualitas makanan yang mereka sajikan.
Dengan demikian, mereka terus mencari solusi agar usaha kuliner mereka tetap berjalan meski dihadapkan pada tantangan harga beras yang tinggi.
Dengan adanya kenaikan harga beras yang berdampak pada pedagang kuliner, para pelaku usaha di Ponorogo terus berupaya untuk menyesuaikan strategi agar tetap dapat menyediakan makanan berkualitas bagi pelanggan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova
-
Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan
-
Connect Community: Bergerak dari Kampus, Berdampak bagi Remaja Desa
-
3 Zodiak yang Diprediksi Kehidupannya Lebih Baik dan Sukses Mulai Hari Ini 24 Mei 2026
-
Moisturizer Apa yang Bagus untuk Wajah Kusam? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret
-
Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas
-
Dony Oskaria Jewer Manajemen PTPN Buntut Kasus Kakek Mujiran
-
The Legend of Kitchen Soldier: Suguhkan Kisah Heroik Chef ala Tentara Korea
-
5 Parfum HMNS Terlaris di Shopee yang Wangi Tahan Lama dan Harganya