SUARA PONOROGO - Jalan Suromenggolo, yang sering disebut sebagai jalan baru di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini menjadi perbincangan hangat yang ditegaskan oleh Bupati Sugiri Sancoko, yang akrab disapa Kang Giri.
Kang Giri, begitu Bupati akrabnya dipanggil, merasa khawatir dengan kondisi jalan yang semakin tak teratur akibat banyak Pedagang Kaki Lima yang meninggalkan lapak dagangannya di pinggir jalan setelah berjualan.
"itu gimana, ada mobil VW ditinggal, ada mobil BOX ditinggal, ada rombong ditinggal, Ini adalah kurangnya tanggung jawab," ujar Kang Giri.
Sebagai pemimpin utama di Bumi Reog ini, Kang Giri menyadari bahwa perkembangan Jalan Suromenggolo sebagai pusat bisnis bahkan calon pusat bisnis distrik (CBD) memberikan dampak positif bagi masyarakat Ponorogo.
Namun, dia menilai bahwa kurangnya tanggung jawab beberapa pedagang kaki lima membuat kondisi jalan terlihat tidak baik, dengan banyak lapak pedagang yang ditinggalkan di tepi jalan.
"Jalan ini adalah milik bersama, kita tidak bisa bertindak semaunya sendiri," tegasnya.
Kang Giri menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten akan memberikan perhatian khusus dan menginstruksikan dua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengawasi dan menjaga ketertiban.
"Jika para pedagang dapat bekerja sama, menjaga kebersihan, dan tampil dengan baik, kami akan memberikan dukungan agar semarak dan berhasil," jelasnya.
Baca Juga: ATM BCA Terdekat Kuta, Turis Asing dan Lokal Wajib Tahu!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Isuzu Indonesia Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Niaga Menuju Tahun 2026
-
Tayang Mulai Hari Ini, "Titip Bunda di Surga-Mu" Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga Saat Lebaran
-
Pejabat Amnesia, Rakyat Jadi Tersangka: Drama Aspal yang Lebih Licin dari Belut
-
Indy Barends Akhirnya Klarifikasi Usai Pernyataan Anaknya Soal Kondisi Mental dan Takut Ibu Viral
-
realme 16 Series 5G Bawa 21 Classic Tone ala Kamera Profesional dan Fitur NEXT AI Photography
-
Anggota DPR Desak Transparansi Penuh Kasus ABK Terancam Hukuman Mati: Jangan Ada Permainan Aparat!
-
Kenalkan Batik hingga Rendang, Maarten Paes dan Denny Landzaat Bawa Budaya Indonesia ke Ajax
-
Vonis 15 Tahun Anak Riza Chalid, Hakim Juga Bebankan Uang Pengganti Rp 2,9 Triliun
-
6 Mobil Irit yang Nyaman untuk Keluarga Kecil tapi Bukan Honda Brio, Ada yang Buatan Eropa!