Poptren.suara.com - Memasuki pertengahan tahun, wilayah Indonesia biasanya sudah masuk musim kemarau. Tetapi, di beberapa daerah masih memiliki curah hujan cukup tinggi. Ditambah lagi paparan polusi udara, terutama di kota urban.
Kondisi seperti itu akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan, termasuk rambut. Haruskah keramas setiap hari untuk menyingkirkan paparan polusi juga faktor cuaca tak menentu?
Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Shakti Indraprasta, Sp.KK., mengatakan bahwa hal itu tidak perlu.
"Tidak perlu meningkatkan frekuensi mencuci rambut. Cukup keramas sesuai dengan tipe kulit saja. Karena kalau terlalu sering bisa buat rambut mudah rontok," jelasnya saat konferensi pers NMW Skin Care di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia menyarankan, untuk tipe kulit kepala berminyak bisa keramas paling sering satu kali sehari. Sedangkan kulit kepala kering sebaiknya lebih jarang keramas, misalnya dua kali sehari.
Dokter Shakti menyampaikan bahwa ciri rambut sehat berarti tampak berkilau, teksturnya halus dan lembut, ujung rambut tidak bercabang, tidak mudah rontok atau patah, kulit kepala tidak berketombe, dan jumlah helai rambut normal.
Keadaan rambut sehat tersebut juga bisa dimiliki hanya dengan lakukan perawatan di rumah.
"Tips dapatkan rambut sehat, pertama harus memilih sampo sesuai tipe kulit kepala. Kedua, keramas secara rutin sesuai tipe kulit kepala. Kalau berminyak 1 kali sehari gak apa-apa. Kalau kulit kepala kering bisa lebih jarang," tururnya.
"Ketiga, saat keramas digosokan secara halus dan merata ke seluruh kulit kepala. Keempat, gunakan kondisiner diujung kepala. Kelima, saat gunakan catokan pakai heat yang serendah mungkin dan jangan terlalu dekat, berikan jarak 20-30 cm dan janagn gunakan saat masih basah. Harus tinggu set kering dulu," imbuh dokter Shakti.
Baca Juga: 6 Cara Merawat Rambut Kering, Salah Satunya Keramas Pakai Air Dingin
Ia menekankan bahwa rambut rontok sebenarnya normal karena termasuk pada fase pertumbuhan rambut. Akan tetapi, jumlah rambut rontok perlu diperhatikan, jangan lebih dari 100 helai per hari.
Terdapat kondisi masalah rambut dan kulit kepala yang sebaiknya tidak hanya ditangani di rumah tapi perlu perawatan dari dokter. Seperti, kerontokan lebih dari 100 helai per hari, ketombe tidak kunjung hilang dengan sampo, rasa gatal, dan tekstur bersisik.
Sumber : suara.com
Gimana sama kamu bestie ? Apa jenis rabut dan tipe kulit kepalamu ?
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Ketika Maaf Hanya Sejauh Broadcast WhatsApp, Ada yang Salah?
-
Film Back to the Past: Sekuel Wuxia Modern yang Solid dan Menghibur
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
INB100 Hadapi Sengketa Pembayaran Biaya Produksi MV Xiumin yang Belum Lunas
-
Paspor Pemain Keturunan Indonesia di Eredivisie Jadi Skandal, Status Maarten Paes Disorot
-
7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?
-
Appi, IAS, dan DP Salat Id di Lapangan Karebosi