Poptren.suara.com – Kapolres Muna AKBP Mulkaifin mengatakan, pihaknya berusaha mengamankan penghina istri Presiden Jokowi dengan cara persuasif.
Saat didatangi wanita ini terlihat kaget, saat sang ibu disuruh mengganti pakaianya untuk dibawa ke kantor, pelaku bernama Elsanita malah mencoba kabur mrnggunakan pintu belakang rumahnya. Aksi kejar-kejaran terjadi.
"Elsanita sempat kabur dan didapat di belakang Kantor Camat Lasalepa," kata Mulkaifin
Penyideik sudah meminta keterangan terhadap Elsanita, serta keluarga dan masyarakat sekitar.
"Untuk lokasi pembuatan video dilakukan di rumahnya," katanya.
Dari pemeriksaan sementara, Elsanita diduga mengalami gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Karenanya, akan dilakukan observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari selama 14 hari ke depan.
"Sudah dibawa ke RSJ bersama anggota yang didampingi keluarganya," sebutnya.
Status Elsanita saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun, surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) tetap akan dikirim ke Kejaksaan.
"Untuk statusnya, kita masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan," terangnya.
Baca Juga: Ikut Pengkaderan Mahasiswi FKM Universitas Muslim Indonesia Meninggal Dunia
Elsanita sendiri telah mengakui perbuatannya membuat video dan mengunggahnya pada akun media sosial. Ada lima video yang Ia buat.
Semua video bernada menghina ibu negara. Ia melakukan itu, karena terobsesi dengan Presiden Jokowi. Ia beranggapan Jokowi menyukainya. Sehingga sengaja mengunggah video di akun sosial medianya dengan tujuan agar Iriana melihat dan sakit hati.
Sementara itu, Dasri Sulawesi, warga Desa Labone, mengaku Elsanita bukan warga asli di kampungnya. Hanya saja, sejak kecil, Elsanita diadopsi oleh seorang warga.
Elsanita sempat menjadi honorer di Puskesmas Labone tahun 2015 silam. Setelah itu berhenti untuk merantau di Papua dan mendapatkan suami. Setelah kurang lebih enam tahun, Elsanita baru kembali lagi ke kampung.
"Satu kampung, tahu kondisinya. Agak sedikit kurang waras," katanya.
Dalam video yang viral di media sosial, Elsanita melontarkan sejumlah kata yang bernada hinaan kepada Iriana Jokowi. Saat melontarkan hinaan, perempuan tersebut juga meludah.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi dan Anies Baswedan Satu Suara Persilakan Citayam Fashion Week: Asal Tak Langgar Aturan
-
Resmikan JIS, Anies Baswedan Tidak Lupakan Jasa Presiden Jokowi
-
Begini Respons Gibran Soal Hinaan yang Didapat Ibu Negara Iriana Jokowi di Medsos
-
Selasa Besok, Jokowi Akan Memulai Kunker Tiga Negara dengan Bertemu Presiden China Xi Jinping
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto