Poptren.suara.com – Istri Eddy Gombloh, Martina Lubalu membeberkan kronologi meninggalnya sang suami di RSUP Dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta.
Martina mengungkapkan, Eddy Gombloh sudah lama sakit. Ia pun harus mejalani rawat inap, pulang dan pergi di RSUP Dr Sarjito.
"(Ada riwayat) jantung. Dari jantung menyebar ke paru-paru, ginjal dan hati," kata Martina Lubalu dalam video yang diunggah di kanal YouTube Macul Channel.
Selain penyakit jantung, hal lain yang membuat Eddy Gombloh drop adalah Covid-19. Bahkan karena itu pula, aktor 80 tahun itu tidak bisa berjalan.
"Lebih parah pas kena Covid. Dari Covid, enggak bisa jalan sampai sekarang," jelas Martina Lubalu.
Meski merasakan duka mendalam, Martina Lubalu meyakini inilah takdir terbaik dari Tuhan. Sebab tim dokter sudah berusaha sekuat tenaga menyembuhkan bintang film Tarsan Kota ini.
"Sekarang nggak sakit lagi. Sudah di surga bersama Tuhan," kata istri dari aktor bernama asli Supardi ini.
Selain keterangan dari Martina Lubalu, komedian Polo Srimulat juga sempat berbincang dengan mendiang Gombloh sebulan lalu. Melalui video call, sosok yang dianggapnya guru itu sudah terbaring lemah di kasur.
"Komunikasi lancar, tanya kabar, Tapi kondisinya sudah berada di tempat tidur," kata Polo saat dihubungi awak media.
Baca Juga: Isi Solar, Petugas SPBU Malak Pengemudi Truk Rp 15 Ribu
Rencananya, jenazah Eddy Gombloh akan diantar ke Jakarta untuk selanjutnya dimakamkan.
Polo Srimulat mengatakan, bintang film Biang Kerok itu akan dimakamkan di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat pada Jumat (5/8/2022) pukul 12.00 WIB.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan