Poptren.suara.com – Proses penyidikan yang Panjang untuk membuka misteri tentang kasus pembunuhan Brigadir J begitu menyita perhatian publik. Kasus ini akhirnya diketahui keterlibatan petinggu atau jenderal dari Kepolisian.
Bahkan sampai kuasa hukum Bharada E mengundurkan diri.
Setelah pengunduran diri itu, akhirnya Bareskrim menunjuk Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanudin menjadi penasehat hukum Bharada E.
Kehadiran pengacara itu membawa cukup banyak perkembangan yang signifikan. Setelah ganti pengacara akhirnya Bharada E berani terbuka terkait peristiwa yang ia alami.
Ia pun mengajukan permohonan menjadi justicce collaborator untuk membantu Kepolisian membongkar kasus itu. Tak lama, polisi menetapkan tiga tersangka lagi, bripka RR, KM, dan Ferdy Sambo (FS) yang sejak awal sudah dicurigai terlibat dalam pembunuhan anak buahnya.
Pengungkapan kasus itu bukan tanpa konsekuensi. Kasus yang ditangani ini bukan kacang-kacangan karena melibatkan orang dalam Kepolisian. Deolipa mengaku dalam menangani perkara ini tak lepas dari tekanan atau teror.
“Tapi kita pengacara berpegang pada kebenaran, pada peraturan UU. Sepanjang yang dijalankan benar, jalan terus,”katanya
Deolipa tak gentar terhadap berbagai tekanan yang datang padanya. Ini selama yang ia pegang adalah kebenaran serta sesuai peraturan Perundang-undangan.
Ia merasa aman karena surat kuasa memiliki hak mutlak pembelaan, dan hak penjagaan. Ia bersama temannya, Muhammad Burhanudin berkomitmen akan mengawal perkara ini sampai tuntas dan terang benderang.
Baca Juga: Bukan Pengacara, Lalu Siapa yang Membuat Bharada E Terbuka?
“Jalan terus. Sampaikan ke teman-teman, kami dan Burhanudin akan jalan terus menangani perkara sampai tuntas, seterang-terangnya seperti terangnya matahari di dunia ini,”katanya
Sumber : Purwokerto.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Influencer Ini Akan Dijemput Paksa Polisi Kasus Whip Pink
-
Geger Teror Pocong di Lampung Timur: Ternyata Rekayasa AI Buatan 7 Bocah Ingusan
-
Bilal Indrajaya Bawakan Konsep "Tribute to The Beatles", Nyanyikan Lagu Kesukaan Sang Anak
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Pengguna Whip Pink Alami Lumpuh Temporer