/
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 07:20 WIB
puntung rokok yang ikut tergoreng di makanan. (Istimewa/Allkpop)

Poptren.suara.com Korea Selatan selama ini negara yang dikenal akan kebersihannya. Tapi baru-baru ini, viral kejadian yang berlawasan dari bidang kuliner. Seorang pelanggan menemukan benda asing di dalam potongan ayam goreng yang dibeli.

Dilansir dari Allkpop, pada tanggal 9 Agustus, seorang netizen membuat unggahan berjudul "Saya memesan ayam goreng dan mendapat puntung rokok goreng" di komunitas online populer, Nate Pann.

"Saya memesan ayam goreng tanpa tulang melalui aplikasi pengiriman, dan saya menemukan sesuatu yang tampak seperti tulang. Ketika saya perhatikan dengan seksama, itu adalah puntung rokok," tulis warganet tersebut pada unggahannya.

Ia juga menyebut bahwa ayam tersebut didapatkan dari merek ayam waralaba kecil di Kota Masan. Atas penemuan itu, ia pun segera melapor ke pihak restoran.

Sayangnya, pihak restoran bahkan tak meminta maaf hingga warganet tersebut memutuskan untuk mengunggah cerita ini.

“Ketika saya perhatikan dengan seksama, itu adalah puntung rokok. Saya menelepon restoran cabang dan mengeluh, tetapi sikap mereka membuat saya marah," ungkapnya.

Restoran itu mengatakan ada dua pemilik, seorang wanita, dan seorang pria. Mereka berdua mengatakan bahwa mereka tidak merokok dan menyatakan bahwa mereka tidak dapat melakukan apa-apa.

Pihak restoran kemudian mengatakan itu mungkin adalah sebuah kentang goreng dan mengatakan untuk menyicipinya. Mereka juga terus mencoba menutup telpon dan memintanya untuk menyingkirkan bagian tersebut dan memakan sisanya.

Akhirnya, pemilik restoran itu pun datang ke rumah dan mengakui itu adalah benar puntung rokok. Meski demikian, pemilik tak meminta maaf hingga akhir.

Baca Juga: KFC Singapura Rilis Varian Ayam Goreng Sate, Lengkap Pakai Bumbu Kacang

"Jadi saya sangat marah dan mengatakan saya akan melaporkan mereka ke Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan dan memberi tahu mereka bahwa saya akan menghubungi mereka ketika hasilnya keluar. Ketika saya melakukan itu, mereka meneriaki kami, memberi tahu kami untuk tidak hidup seperti itu. Lol," kata warganet ini.

Sumber: suara.com.

Load More