Poptren.suara.com - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melontarkan psywar atau perang urat saraf kepada pasangan ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi jelang Kejuaraan Dunia 2022 (BWF World Championships 2022).
Menurut Fajar Alfian, status Jepang sebagai tuan rumah tidak serta merta menjadikan wakil-wakil Negeri Sakura sebagai favorit juara di ajang bergengsi tersebut.
Fajar Alfian menegaskan bahwa semua pasangan ganda putra memiliki peluang untuk merengkuh trofi Kejuaraan Dunia 2022. Kans untuk mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pun cukup terbuka.
Hoki/Kobayashi merupakan juara bertahan dari sektor ganda putra Kejuaraan Dunia. Mereka menjadi yang terbaik pada edisi 2021 lalu setelah mengalahkan pasangan China, He Ji Ting/Tan Qiang. Dalam kejuaraan yang berlangsung di Huelva, Spanyol itu, Hoki/Kobayashi mengalahkan He/Tan dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-18.
Itu merupakan pencapaian terbaik Hoki/Kobayashi setelah pada edisi 2019 harus puas menjadi runner-up usai dikalahkan pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
"Tahun lalu mereka juara, tapi sekarang bakal tampil di depan publiknya sendiri. Itu akan jadi dua kemungkinan, menambah semangat atau beban untuk mereka," kata Fajar Alfian dalam konferensi pers PBSI jelang Kejuaraan Dunia 2022 via daring, Senin, 15 Agustus 2022.
"Menurut saya, tahun ini semua punya peluang jadi juara dunia, bukan hanya Hoki/Kobayashi. Pasangan yang punya persiapan dan mental bagus memiliki peluang [juara--Red]," tambahnya.
Kejuaraan Dunia 2022 merupakan kali pertama tim bulu tangkis Indonesia ambil bagian sejak 2019 silam. Pada 2020, Kejuaraan Dunia tidak dipertandingkan karena pandemi, sementara pada edisi tahun lalu, PBSI menarik mundur seluruh wakilnya dengan alasan tingginya kasus Covid-19 secara global.
BWF World Championships 2022 dijadwalkan berlangsung pada 21-28 Aguustus mendatang di Tokyo, Jepang.
Baca Juga: Tak Persoalkan Lokasi Parkir Cukup Jauh dari Tebet Eco Park, Warga: Jangan Manja!
Sektor ganda putra Indonesia mendapat kesempatan mengirim empat wakil ke ajang ini. Selain Fajar/Rian, tiga lainnya adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Ana dan Tiwi Akan Lawan Wakil Perancis pada Kejuaraan Dunia 2022
-
Jonatan Christie Akan Lawan Tunggal Putra Andalan Prancis pada Kejuaraan Dunia 2022
-
Tim Tunggal Putra Indonesia Siap Tanding di Kejuaraan Dunia 2022
-
Sektor Tunggal Putra Indonesia Merasa Dirugikan dengan Hasil Undian Kejuaraan Dunia 2022
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Kemenkeu Dukung Proyek Kapal Riset BRIN lewat Skema KPBU
-
Novel Relish: My Life in the Kitchen, Eksplorasi Kuliner yang Menyentuh Hati
-
Jateng Mulai Panen Raya Padi, Diperkirakan Bisa Panen 3,35 Juta Ton Selama 3 Bulan
-
Gubernur Khofifah Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Tumbuhkan Akses Ekonomi Warga
-
Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, 4 Juta Pekerja Bisa Bernapas Lega
-
Rekam Jejak Mayjen Jasper Jeffers yang Ditunjuk jadi Komandan ISF di Gaza
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta 20 Februari 2026 Lengkap Waktu Magrib dan Doa Berbuka Hari Ini
-
Alasan Souza Pilih Dony Tri Pamungkas Ketimbang Shayne Pattynama di Skuad Utama Persija Jakarta
-
Sektor Eksternal RI Tangguh! Defisit Transaksi Berjalan 2025 Cuma 0,1 Persen PDB
-
Kerry Riza: Tuntutan Jaksa Ancam Kepastian Hukum Bagi Dunia Usaha