/
Jum'at, 02 September 2022 | 06:13 WIB
Foto kolase Rara Pawang Hujan dan Pesulap Merah.

Poptren.suara.comMba Rara yang terkenal sebagai pawang hujan ini mensomasi Pesulap Merah. Pasalnya ia tidak terima aksinya sebagai Pawang Hujan saat Gelaran MotoGp Mandalikan disebut sebagai stand up comedy. 

Somasi tersebut dianggap sebagai bentuk peringatan untuk Pesulap Merah tidak sembarangan berbicara. Menurutnya, ucapan Pesulap Merah yang bernama asli Marcel Radhival ini dianggap sebagai sebuah penghunaan terhadap pekerjaanya Mba Rara. 

"Sebelum melakukan upaya hukumnya lainnya, kami meminta Pesulap Merah meminta maaf," kata Minola Sebayang selaku pengacara Mbak Rara ditemui di Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (1/9/2022).

Minola Sebayang sebagai kuasa hukum Mba Rara, memberikan waktu kepada Pesulap Merah. Sebab jika tidak ia dan Mbak Rara akan menempuh jalur hukum.

"Kami kasih waktu 3 x 24 jam," ujar Minola Sebayang.

Mba Rara selain meminta permintaan maaf dari Pesulap Merah, ia juga menuntut sebuah pembuktian dari ucapan Pesulap Merah yang menyebutkan kalau dirinya melakukan stand up comedy saat di Mandalika kemarin. 

"Kalau minta maaf mudah, tapi tolong buktikan apakah Mandalika MotoGP menggunakan pawang hujan hanya untuk Stand Up Comedy," ucap Rara.

Minola Sebayang selaku kuasa hukum sudah mempersiapkan sejumlah pasal yang dapat menjerat Pesulap Merah jika memang tak ada permintaan maaf.

"Ada 310, 311 pasal 27 ayat 3 soal Undang Undang Informasi Elektronik. Karena patut diduga ia sengaja bicara yang menjatuhkan," ujar Minola.

Baca Juga: Terlalu Gemar Mengkonsumsi Gorengan, Ternyata Bahasa Mengintainya!

Somasi ini berawal dari postingan yang diunggah oleh Pesulap Merah di Instagram pada 20 Maret 2002 lalu. Pesulap Merah menggunggah sebuah video yang menyebutkan aksi yang dilakukan Mba Rara di Mandalika sebagai lucu-lucuan. 

"Stand Up Comedy-nya cukup bagus. Tapi kurang lucu dan terkesan terlalu khayal. Tingkatkan lagi kemampuan Stand Up Comedy-nya ya bu," tulis Pesulap Merah.

Load More