Poptren.suara.com - Mba Rara yang terkenal sebagai pawang hujan ini mensomasi Pesulap Merah. Pasalnya ia tidak terima aksinya sebagai Pawang Hujan saat Gelaran MotoGp Mandalikan disebut sebagai stand up comedy.
Somasi tersebut dianggap sebagai bentuk peringatan untuk Pesulap Merah tidak sembarangan berbicara. Menurutnya, ucapan Pesulap Merah yang bernama asli Marcel Radhival ini dianggap sebagai sebuah penghunaan terhadap pekerjaanya Mba Rara.
"Sebelum melakukan upaya hukumnya lainnya, kami meminta Pesulap Merah meminta maaf," kata Minola Sebayang selaku pengacara Mbak Rara ditemui di Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (1/9/2022).
Minola Sebayang sebagai kuasa hukum Mba Rara, memberikan waktu kepada Pesulap Merah. Sebab jika tidak ia dan Mbak Rara akan menempuh jalur hukum.
"Kami kasih waktu 3 x 24 jam," ujar Minola Sebayang.
Mba Rara selain meminta permintaan maaf dari Pesulap Merah, ia juga menuntut sebuah pembuktian dari ucapan Pesulap Merah yang menyebutkan kalau dirinya melakukan stand up comedy saat di Mandalika kemarin.
"Kalau minta maaf mudah, tapi tolong buktikan apakah Mandalika MotoGP menggunakan pawang hujan hanya untuk Stand Up Comedy," ucap Rara.
Minola Sebayang selaku kuasa hukum sudah mempersiapkan sejumlah pasal yang dapat menjerat Pesulap Merah jika memang tak ada permintaan maaf.
"Ada 310, 311 pasal 27 ayat 3 soal Undang Undang Informasi Elektronik. Karena patut diduga ia sengaja bicara yang menjatuhkan," ujar Minola.
Baca Juga: Terlalu Gemar Mengkonsumsi Gorengan, Ternyata Bahasa Mengintainya!
Somasi ini berawal dari postingan yang diunggah oleh Pesulap Merah di Instagram pada 20 Maret 2002 lalu. Pesulap Merah menggunggah sebuah video yang menyebutkan aksi yang dilakukan Mba Rara di Mandalika sebagai lucu-lucuan.
"Stand Up Comedy-nya cukup bagus. Tapi kurang lucu dan terkesan terlalu khayal. Tingkatkan lagi kemampuan Stand Up Comedy-nya ya bu," tulis Pesulap Merah.
Berita Terkait
-
Usai Minta Maaf dan Ngaku Dirinya Bukan Dukun, Video Habib Jindan Ngerap Viral: Pesulap Merah Buat Dukun Alih Profesi
-
Ribut dengan Pesulap Merah, Gus Samsudin Ngaku Disemprot sang Guru
-
Pesulap Merah Bakal Dipolisikan Jika Tak Minta Maaf ke Mbak Rara, Ada Ancaman 4 Tahun Penjara
-
Jadi Pawang Hujan, Sering Meditasi Mba Rara: Kasihan dengan Suaminya Nanti
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar