/
Selasa, 06 September 2022 | 10:31 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J ; Ferdy Sambo ; Putri Candrawathi (Suara.com/Alfian Winnato)

Poptren.suara.com –Tersangka pembunuhan Brigadir J akan diperiksa dengan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.

Pasangan Ferdy Sambo dan Putri Candrwathi akan diuji kejujurannya lewat pemeriksaan ini.

Komjen Pol (purn) Ito Sumardi mengatakan bahwa lie detector tidak boleh dipaksakan kepada seseorang dan tidak menjamin bahwa orang akan berkata jujr dan tida bisa menjadi salah satu petunjuk dalam pemeriksaan.

“Kalau penggunaan lie detector itu bukan bagian dari CSI (Crime Science Investigation). Karen penggunaan lie detector itu juga tidak bisa kita paksakan kepada seseorang, dia punya hak untuk menolak,” kata Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi dalam kanal YouTube tvOneNews, Selasa (6/9/22).

“Kenapa demikian? karena akurasi dari lie detector itu sampai saat ini belum bisa dijamin seratus persen dan itu tidak bisa dijadikan satu petunjuk bahwa orang tersebut mengaku atau tidak,” lanjutnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tak hanya lie detector yang bisa digunakan, ada hipnoterapi yang bisa dilakukan saat pemeriksaan. Namun hal ini belumlah akurat.

“Ada juga teknologi baru menggunakan hipnoterapi, itu pun belum tentu akurat. Mungkin kita kalo liat acara tv uya kuya itu kan orang dibawa hipnotis itu namanya hipnoterapi,” ucap Komjen Ito.

Ito juga menambahkan bahwa ini tidak bisa dimasukan dalam berita acara pemeriksaan yang dibawah sumpah.

“Tapi kalau memang mau digunakan sah-sah saja, semua kewenangan dari penyidik tentunya harus dari persetujuan orang yang akan diberikan peralatan tersebut,” tuturnya.

Baca Juga: Diunggah Ulang, Brigjen Krishna Murti Nyanyi Bareng Ferdy Sambo: Pergi Pagi Pulang Pagi

Seperti diketahui, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi akan menggunakan alat lie detector saat melakukan proses pemeriksaan. Andi mengatakan uji kebohongan ini dijadwalkan per hari untuk dua orang. Sebelumnya pada hari Senin (5/9), tersangka Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf sudah menggunakan alat tersebut.

Sedangkan untuk Ferdy Sambo dan Putri akan dijadwalkan pada hari Rabu (7/9). “Jadwal (uji kebohongan) sampai hari Rabu. (Yang diuji) PC, saksi Susi, dan FS, sedangkan Bharada E sudah duluan (diuji),” kata Andi.

Sumber : fresh.suara.com

Load More