Poptren.suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan 1.348 unit rumah Down Payment (DP) 0 rupiah yang dibangun Perumda Sarana Jaya di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022).
Dalam acara peresmian, Anies tampak didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Wali Kota Jakarta Timur, Direktur Utama Sarana Jaya Agus Himawan Widiyanto.
Dari 1.348 unit Rumah DP 0 rupiah, sebanyak 868 unit hunian berdiri di Menara Kanaya, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Lalu, sisanya sebanyak 480 unit di Menara Swasana di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Pada kesempatan tersebut, Anies sempat bercerita soal pemanggilan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya pada Rabu (8/9/2022) kemarin.
Awalnya, ia menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI yang ikut mendampingi proses pembangunan program hunian terjangkau ini. Sehingga, proses pembangunan rusun berjalan lancar.
"Apresiasi kepada Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi DKI), terima kasih sudah mendampingi seluruh jajaran kejaksaan dalam seluruh proses ini," kata Anies dalam sambutannya, Kamis (8/9/2022).
Anies pun melempar candaan dan menyebut tak perlu khawatir terjadi pemanggilan lagi seperti yang dilakukan KPK kemarin. Apalagi, pemanggilan untuk dimintai keterangan terkait proses hukum bisa menyita waktu cukup lama.
"Jadi enggak perlu ada pemanggilan-pemanggilan di kemudian hari. Kalau enggak nanti dipanggilnya lama pak. haha. Jadi semua bisa tidur enak gitu kan. Kita berharap ini bisa bergerak lebih jauh," lanjut Anies sambil tertawa.
Seperti diketahui, mantan Mendikbud itu diperiksa KPK selama 11 jam pada Rabu (7/9/2022) kemarin, terkait dugaan korupsi dalam penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E di Jakarta pada Juni 2022 lalu.
Sumber: suara.com
Berita Terkait
-
Setelah Jadi Penghuni Rusun DP Nol Rupiah Diharapkan Bisa Hidup Lebih Tenang
-
Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Beri Penjelasan Pakai Mik, Guntur Romli: Niat Banget Bawa Sendiri
-
Anies Resmikan Rumah DP 0 Rupiah di Cilangkap, Ada 1.348 Unit
-
Diperiksa KPK, Segini Harta Kekayaan Anies Baswedan yang Naik Dua Kali Lipat
-
Usai Diperiksa KPK Selama 11 Jam Terkait Dugaan Korupsi Formula E, Begini Kata Anies Baswedan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik