Poptren.suara.com - Mendengarkan musik adalah hal yang biasa dilakukan banyak orang. Kita bisa dengan mudah mendapati orang mendengarkan musik, baik menggunakan earphone, headphone, atau bahkan bluetooth speaker. Mendengarkan musik dilakukan untuk mengusir rasa seperti bosan saat sedang menunggu. Contoh, menunggu kedatangan bis, menunggu kereta, atau antrian kasir.
Selain mengusir rasa bosan, musik juga dapat dijadikan terapi bagi sebagian orang. Menurut American Music Therapy Association, terapi musik adalah terapi yang dilakukan untuk kesehatan psikologis seseorang. Cara kerja musik sebagai terapi adalah menstimulasi otak untuk mempengaruhi bagian-bagian otak agar bantu mengontrol emosi, perilaku sosial, pendengaran, penglihatan, serta daya ingat.
Selain itu, terapi musik juga dapat difungsikan dan diklasifikasikan menjadi empat, yaitu :
1. Sebagai penyembuh
- musik mampu membantu meredakan nyeri. Berdasarkan Journal of Advanced Nursing, sebanyak 21% nyeri sendi berkurang karena mendengarkan musik, bahkan depresi berkurang hingga 25%. Musik juga memiliki pengaruh positif bagi orang-orang pasca operasi atau melahirkan. Seperti, pengalih perhatian dari rasa sakit, menumbuhkan hormon untuk bantu lawan rasa sakit dan bantu merelaksasi detak jantung dan pernapasan.
- musik bantu turunkan tekanan darah. American Society of Hypertension melaporkan, secara teratur mendengarkan musik, khususnya musik klasik, selama 30 menit pada pagi dan sore hari, mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada seseorang.
- bagus untuk kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pengaruh musik pada jantung bukan terletak dari jenis atau genrenya, tapi pada temponya. Semakin cepat tempo musik, maka detak jantung juga semakin cepat, begitupun sebaliknya.
- bantu pemulihan pasca serangan stroke. Mendengarkan alunan musik klasik, jazz atau bahkan musik pop dapat bantu mempercepat seseorang untuk pulih pasca serangan stroke.
- bantu sembuhkan migrain. Musik dapat mengurangi intensitas datangnya nyeri migrain di kepala.
Baca Juga: Selamat! After LIKE Milik IVE Raih Perfect All Kill di Seluruh Chart Musik Korea
- bantu tingkatkan imun. Beberapa ilmuwan menjelaskan jenis musik tertentu bantu ciptakan kontrol emosi positif.
2. Musik bantu tingkatkan kinerja fisik
- musik menjadi motivasi kinerja atletik untuk meningkatkan kinerja motorik dan gairah psikologis, serta bantu mengurangi rasa lelah.
- musik kurangi tegang pada otot. Musik berperan dalam rehabilitasi koordinasi gerakan pada tubuh, yang berfungsi untuk pengembangan dan pemeliharaan serta memulihkan fungsi fisik, terutama pada penyandang disabiltas fisik.
3. Produktif
- bantu lawan rasa lelah. Musik dianggap efektif menghilangkan lelah. Musik yang memiliki tempo yang cepat, menjadi salah satu cara yang membantu mendapatkan energi ekstra. Selain itu, rasa gelisah akan datang apabila terlalu sering mendengarkan musik pop.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Shafiyah Journey & Expo 2026 Bakal Hadir di Jogja: Jadi Ruang Terpadu Gaya Hidup Islami
-
Viral Akal Bulus Seorang Pria Pura-Pura Idap Down Syndrome, Biar Bisa Dimandikan Perawat Perempuan
-
Usut Gurita Suap Bea Cukai, KPK Periksa Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus
-
Kemenag Gelar Nikah Massal Gratis, Peserta Terpilih Berkesempatan Dapat Modal Usaha
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia
-
BRI Optimistis Prospek Jangka Panjang BUMN Tetap Cerah Meski IHSG Melemah