Poptren.suara.com - Ada satu kebiasaan yang umum dilakukan pemilik mobil, yaitu gonta ganti merek oli mobil. Ternyata kebiasaan tersebut bukan hal yang direkomendasikan. Kenapa ? Karena dapat merusak mesin. Dikatakan dapat merusak mesin, sebab setiap merek memiliki kandungan aditif dan spesifikasi yang berbeda.
Sering gonta ganti merek oli memiliki efek jangka panjang, bukan efek jangka pendek. Apabila dalam kondisi mendesak, boleh ganti merek oli mobil sekali atau dua kali saja. Disarankan untuk jangan mencoba semua merek oli hanya demi mengetahui performanya.
Meskipun sama-sama memiliki aditif dan berbahan dasar minyak, namun setiap merek pelumas punya komposisi yang berbeda. Maka dari itu mengganti oli lebih disarankan menggunakan satu merek dan spesifikasi yang sama. Jika terus terusan gonta ganti merek oli, bisa menimbulkan gumpalan pada pelumas yang otomatis mengganggu sistem pelumasan.
Gumpalan itu darimana ? Gumpalan terjadi karena adanya deformasi material yang disebabkan sisa-sisa oli lama yang tak dikeluarkan dari dalam carter, yang kemudian bereaksi dengan oli baru dan berubah menjadi kerak. Kerak tersebut dapat menimbulkan endapan di pompa oli dan membuat giginya mengalami kerusakan. Artinya, secara otomatis oli tidak akan naik ke ruang mesin.
Bila hal tersebut telah terjadi, kerusakan pada area head, terutama noken as, akan memicu gesekan berlebih. Apabila dibiarkan teru-terusan, bukan hanya tenaga yang kurang maksimal, tapi piston hingga mesinnya bisa jebol. Efeknyanya, biaya perbaikan dan perawatan membengkak.
Disarankan kepada pemilik mobil, pilihlah oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan, karena setiap kendaraan punya spesifikasi oli yang berbeda. Umumnya spesifikasi AE dan kandungan aditif yang dibutuhkan setiap mesin akan berbeda-beda meski cc-nya sama, ditambah dari pabrik sudah punya perhitungan sendiri. JAdi, disarankan untuk ikuti "buku panduan" nya, jangan asal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sampah Tak Pernah Hilang, Ia Hanya Berpindah ke Masa Depan Kita
-
Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
-
Tak Hanya Pemain Kini Giliran Pelatih Vietnam Serang Balik Justin Hubner
-
3 Contoh Susunan Panitia 17 Agustus 2026 Tingkat RT, Lengkap dengan Tugasnya
-
4 Facial Wash Gentle Tea Tree Oil untuk Kulit Berminyak Sesuai Review, Wajah Bersih tanpa Kering
-
Viral Petugas Transjakarta Antar Penumpang Disabilitas ke MRT, Pramono Soroti Akses Ramah Difabel
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia