Poptren.suara.com - Siapa di antara kita yang gak pernah ngopi? Tentu semuanya pernah atau bahkan sering ngopi bukan?
Kopi adalah minuman yang sangat populer dan dikonsumsi oleh banyak orang di seluruh dunia. Seiring dengan popularitasnya, muncul pertanyaan apakah mengonsumsi kopi bisa memengaruhi kesuburan reproduksi?
Bagaimana dengan pendapat para ahli?
Dalam sebuah perbincangan di channel Youtube Sonora FM beberapa waktu lalu, Dokter Boyke Dian Nugraha memberikan penjelasan terkait konsumsi kopi dan kesuburan.
"Kopi itu 1-2 gelas itu oke lah perhari, di atas itu bukan mengganggu kesuburan saja ya justru kopi itu kan mengakibatkan fase konstruksi karena dia itu kan pertama di fase dilatasi pelebaran pembuluh darah, jadi nggak bisa tidur. Dan kalau orang sudah tidak bisa tidur makannya menjadi banyak, karena ada hormon ghrelin namanya yang kepinginnya makan ngemil-ngemil gemuk, menjadi sulit untuk hamil. Penjelasan patofisiologinya seperti itu. Terlebih dilakukan berlebihan dalam jangka waktu yang lama hingga akhirnya mengalami gangguan kesuburan," demikian jelasnya.
Pakar seksologi ini juga menjelaskan mengonsumsi kopi akan membuat mood saat melakukan hubungan seks menjadi tidak sehat, karena letih dan kurang tidur.
Beberapa penelitian memang telah dilakukan untuk mengetahui apakah kopi bisa memengaruhi kesuburan, namun hasilnya masih terbatas dan belum sepenuhnya jelas.
Tapi Beberapa studi sudah menunjukkan bahwa konsumsi kopi yang berlebihan dapat memengaruhi kesuburan pada wanita, terutama jika dikonsumsi sebelum hamil atau selama masa kehamilan.
Konsumsi kopi yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar kortisol, hormon stres, yang dapat memengaruhi ovulasi atau siklus menstruasi wanita.
Baca Juga: Mual Setelah Minum Kopi ? Ternyata ini Penyebabnya
Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility menemukan fakta bahwa konsumsi kopi yang moderat--1 atau 2 gelas per hari--tidak memengaruhi kemampuan wanita untuk hamil.
Studi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam tingkat kesuburan antara wanita yang mengonsumsi kopi dan wanita yang tidak mengonsumsinya.
Tapi perlu diperhatikan bahwa konsumsi kopi yang berlebihan dapat memengaruhi kesuburan pada orang yang memiliki gangguan kesehatan tertentu, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) pada wanita, atau diabetes pada pria. Kafein dalam kopi dapat memperburuk kondisi tersebut dan memengaruhi kesuburan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa