/
Sabtu, 25 Februari 2023 | 07:55 WIB
Ilustrasi penggambaran emosi (Freepik)

Poptren.suara.com - Manusia diciptakan memilik kecerdasan, baik kecerdasan emosional maupun kecerdasan intelektual. Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang dalam menerima, menilai, mengelola dan mengontrol emosi. Emosi yang dimaksud adalah munculnya perasaan akan informasi dalam sebuah hubungan.

Kecerdasan lebih mengacu pada kapasitas memberikan alasan yang valid akan suatu hubungan. Kecerdasan emosional sama pentingnya dengan kecerdasan intelektual. Bahkan sebuah studi menemukan bahwa kecerdasan emosional dua kali lebih penting daripada kecerdasan intelektual.

Untuk meningkatkan kecerdasan emosional, beberapa hal yang bisa diterapkan pada diri sendiri, yaitu :

1. Kenali emosi diri sendiri

Hal ini sama dengan selalu bertanya bagaimana kabar perasaan yang sedang dialami. Hal ini juga harus dilakukan di situasi apapun agar lebih dekat ke diri sendiri. Pada prosesnya, mengenali emosi diri sendiri juga bisa menjadikan seseorang mampu memprediksi tindakan terbaik yang bisa dilakukan untuk menghadapi sesuatu dengan bijak. Seiring berjalan hari, tidak menutup kemungkinan seseorang merasa marah dengan dirinya sendiri ataupun orang lain.

2. Latih ekspresi emosi

Ekspresikan diri dalam kesedihan atau kebahagiaan, seperti memberanikan diri untuk menunjukan siapa dirimu dan beri batasan dalam bersosialisasi. Contohnya, berani untuk berpendapat dan membela diri agar terlindung dari ancaman pihak lain.

3. Introspeksi diri

Hal satu ini seringkali sulit disadari oleh banyak orang karena fokus menyalahkan orang lain pada satu waktu. Maka tidak menutup kemungkinan kecerdasan emosional akan terganggu sehingga bisa saja seseorang menjadi pribadi yang toxic di lingkungan sosialnya.

Baca Juga: Jadi Korban Perselingkuhan, Kamu Bisa Luapin Emosi Kamu dengan Lagu Ini!

Untuk itu tidak ada salahnya untuk terbuka dan menerima  kritik yang membangun dari orang lain, tapi bukan berarti menerima mentah-mentah apa yang orang lain katakan. Beri jeda untuk berpikir daripada langsung bereaksi karena kritik orang lain. Selain itu, lebih fokus pada isi yang disampaikan karena kemungkinan orang lain mengkritik dengan nada dan gaya komunikasi yang tidak diinginkan.

4. Proaktif, bukan reaktif

Proaktif adalah sikap diri dalam menghadapi segala sesuatu dengan positif, dan dapat menjadikan seseorang menjadi lebih baik dalam bersosialisasi. Cobalah bersikap tegas tetapi tetap menjaga empati dan sadar akan konsekuensi dari setiap perilaku.

5. Belajar ambil keputusan

Manusia ditakdirkan untuk tidak bisa mengontrol semua keputusan agar berjalan mulus dan hal tersebut bisa berjalan karena beberapa keputusan menjadi hal besar dan memerlukan pertimbangan matang. Maka dari itu, perlu menimbang suatu perkara secara teliti dan cermat dengan mempelajari keuntungan dan kerugian dari setiap keputusan, serta jangan lupa untuk memikirkan solusi dan alternatif lain dari setiap keputusan. Juga tidak lupa kendalikan emosi agar tidak menyesal di kemudian hari.

Load More