Poptren.suara.com - Manusia diciptakan memilik kecerdasan, baik kecerdasan emosional maupun kecerdasan intelektual. Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang dalam menerima, menilai, mengelola dan mengontrol emosi. Emosi yang dimaksud adalah munculnya perasaan akan informasi dalam sebuah hubungan.
Kecerdasan lebih mengacu pada kapasitas memberikan alasan yang valid akan suatu hubungan. Kecerdasan emosional sama pentingnya dengan kecerdasan intelektual. Bahkan sebuah studi menemukan bahwa kecerdasan emosional dua kali lebih penting daripada kecerdasan intelektual.
Untuk meningkatkan kecerdasan emosional, beberapa hal yang bisa diterapkan pada diri sendiri, yaitu :
1. Kenali emosi diri sendiri
Hal ini sama dengan selalu bertanya bagaimana kabar perasaan yang sedang dialami. Hal ini juga harus dilakukan di situasi apapun agar lebih dekat ke diri sendiri. Pada prosesnya, mengenali emosi diri sendiri juga bisa menjadikan seseorang mampu memprediksi tindakan terbaik yang bisa dilakukan untuk menghadapi sesuatu dengan bijak. Seiring berjalan hari, tidak menutup kemungkinan seseorang merasa marah dengan dirinya sendiri ataupun orang lain.
2. Latih ekspresi emosi
Ekspresikan diri dalam kesedihan atau kebahagiaan, seperti memberanikan diri untuk menunjukan siapa dirimu dan beri batasan dalam bersosialisasi. Contohnya, berani untuk berpendapat dan membela diri agar terlindung dari ancaman pihak lain.
3. Introspeksi diri
Hal satu ini seringkali sulit disadari oleh banyak orang karena fokus menyalahkan orang lain pada satu waktu. Maka tidak menutup kemungkinan kecerdasan emosional akan terganggu sehingga bisa saja seseorang menjadi pribadi yang toxic di lingkungan sosialnya.
Baca Juga: Jadi Korban Perselingkuhan, Kamu Bisa Luapin Emosi Kamu dengan Lagu Ini!
Untuk itu tidak ada salahnya untuk terbuka dan menerima kritik yang membangun dari orang lain, tapi bukan berarti menerima mentah-mentah apa yang orang lain katakan. Beri jeda untuk berpikir daripada langsung bereaksi karena kritik orang lain. Selain itu, lebih fokus pada isi yang disampaikan karena kemungkinan orang lain mengkritik dengan nada dan gaya komunikasi yang tidak diinginkan.
4. Proaktif, bukan reaktif
Proaktif adalah sikap diri dalam menghadapi segala sesuatu dengan positif, dan dapat menjadikan seseorang menjadi lebih baik dalam bersosialisasi. Cobalah bersikap tegas tetapi tetap menjaga empati dan sadar akan konsekuensi dari setiap perilaku.
5. Belajar ambil keputusan
Manusia ditakdirkan untuk tidak bisa mengontrol semua keputusan agar berjalan mulus dan hal tersebut bisa berjalan karena beberapa keputusan menjadi hal besar dan memerlukan pertimbangan matang. Maka dari itu, perlu menimbang suatu perkara secara teliti dan cermat dengan mempelajari keuntungan dan kerugian dari setiap keputusan, serta jangan lupa untuk memikirkan solusi dan alternatif lain dari setiap keputusan. Juga tidak lupa kendalikan emosi agar tidak menyesal di kemudian hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?