Poptren.suara.com – Memiliki kulit wajah yang sehat, cerah, mulus menjadi idaman setiap perempuan. Beragam perawatan pun dilakukan, mulai dari memakai rangkaian skincare yang banyak, mendatangi klinik kecantikan secara rutin, dengan tujuan mendapatkan kulit wajah yang mereka inginkan. Bahkan tak sedikit yang rela merogoh kocek jutaan rupiah demi mendapatkan kulit wajah sesuai impiannya.
Ternyata menurut dokter Tompi, perawatan kulit wajah sangatlah sederhana. “Sebenarnya prinsip perawatan kulit yang penting itu sabun sama moisturizer, tapi pada orang-orang dengan skin barrier yang sudah rusak, perlu tambahan payung, itulah gunanya sunblock. Pada orang yang skin barriernya sudah parah event dalam ruangan pun itu perlu sunblock,” ungkap dokter spesialis bedah plastik ini saat diundang sebagai bintang tamu di youtube TS Media.
Dokter yang juga berprofesi sebagai musisi ini juga menjelaskan bahwa Tuhan sudah memberi kemampuan pada kulit sedemikian rupa sehingga kulit akan melakukan proses regenerasi dengan sendirinya, tanpa harus melakukan pengelupasan di klinik kecantikan.
“Selebihnya Tuhan itu sudah kasih kok, kulit itu nanti akan gelotek sendiri, ada masanya. Cuma orang pengen mempercepat proses itu, karena tumpukan kulit mati itu akan mengelupas”, tuturnya.
Pemilik nama lengkap Teuku Adifitrian ini juga mengatakan bahwa perawatan wajah yang berlebihan akan berdampak buruk bagi kulit wajah. “Gue sering ketemu pasien yang semakin sering dia perawatan, entah itu laser, chemical peeling, skincare, dan lain-lain, setelah sekian waktu kulitnya bukan makin bagus malah makin rusak”, kata dokter keturunan Aceh ini.
“Sebenarnya konsepnya simpel kok, kulit kalau lu berhasil menjaga kelembapannya dan mempertahankan barriernya pasti sehat”, jelasnya lebih lanjut. Namun jika kulit wajah sudah mengalami kerusakan yang ektrem, dokter Tompi menganjurkan agar segera melakukan konsultasi dan perawatan pada dokter.
Selain itu kandungan skincare yang berlebihan pun dapat menjadi salah satu penyebab semakin menipisnya lapisan kulit, yang sering kali membuat kulit wajah terlihat menjadi merah. Untuk itu dokter Tompi menyarankan agar skincare yang dipakai harian tidak boleh yang memiliki kandungan yang keras.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa
-
Apa Penyebab Kantung Mata? Ini 7 Faktor yang Bisa Memengaruhi
-
Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota
-
Bikin Rezeki Seret, Ini 5 Kesalahan Pintu Rumah Menurut Feng Shui
-
Pidato Prabowo Dinilai Tak Menyentuh Realita, Guru dan Pendidikan Jadi Sorotan
-
Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat
-
Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027
-
Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran
-
Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami
-
3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil