Jika kamu memiliki lahan yang terbatas, pertimbangkan untuk menggunakan teknik berkebun vertikal, seperti keranjang gantung atau teralis, untuk memaksimalkan lahan.
Pelajari tentang pengendalian hama
Hama juga dapat menjadi masalah dalam urban farming, jadi penting untuk mempelajari metode pengendalian hama alami, seperti penanaman pendamping atau menggunakan pestisida organik.
Bergabunglah dengan komunitas
Bergabung dengan komunitas atau kelompok urban farming lokal bisa menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan dukungan, saran, dan inspirasi dari tukang kebun lain di daerah kamu.
Ingat, urban farming membutuhkan waktu dan usaha, namun hasilnya sepadan. Kamu dapat menikmati hasil bumi yang segar dan sehat, mengurangi jejak karbon, dan terhubung dengan komunitas lokal.
Pertimbangkan iklim
Tanaman yang berbeda memiliki kebutuhan suhu yang berbeda, jadi penting untuk memilih tanaman yang dapat tumbuh subur di iklim setempat.
Jika kamu tinggal di iklim panas, mungkin ingin mempertimbangkan tanaman yang tahan kekeringan. Sementara jika kamu tinggal di iklim yang lebih sejuk, mungkin ingin memilih tanaman yang tahan terhadap embun beku.
Baca Juga: Pohon Cemara dan Lingkungan Alam, Apa Kaitannya ?
Gunakan metode organik
Pertanian organik adalah cara terbaik untuk menghasilkan produk yang sehat dan berkelanjutan. Gunakan metode organik, seperti pengomposan, rotasi tanaman, dan metode pengendalian hama alami, untuk memastikan tanaman kamu bebas dari bahan kimia berbahaya.
Bersabar
Urban farming adalah proses yang membutuhkan waktu dan kesabaran. Jangan berkecil hati jika tanaman kamu tidak tumbuh secepat yang diharapkan, atau jika kamu mengalami hambatan seperti hama atau penyakit. Dengan ketekunan dan usaha, kamu bisa menumbuhkan urban farming yang subur.
Panen secara teratur
Panen secara teratur membantu menjaga tanaman kamu tetap sehat dan mendorong pertumbuhan lebih lanjut. Pastikan kamu memanen hasil panen secara teratur, dan jangan biarkan hasil panen terbuang percuma.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena