Poptren.suara.com - Kecerdasan buatan (AI) mencakup kemampuan untuk menghubungkan beberapa perangkat Internet of Think (IoT), ditambah dengan kemampuan pemrosesan dan pembelajaran yang unggul dan menggunakannya untuk mendeteksi perilaku manusia (behavior).
Contohnya perangkat rumah pintar (smarthome) yang didukung AI dapat berinteraksi satu sama lain dan memperoleh data baru yang membantu mempelajari kebiasaan manusia.
Data yang dikumpulkan pun digunakan untuk memprediksi perilaku pengguna dan mengembangkan kesadaran situasional, yaitu memahami preferensi pengguna dan mengubah parameter yang sesuai.
Munculnya Asisten Digital seperti Alexa, Siri, Asisten Google, dan Bixby, merupakan sistem keamanan rumah, kecerdasan buatan digunakan untuk mengontrol perangkat pintar dengan fitur kontrol suara dari unit berkemampuan AI.
Sistem keamanan rumah yang canggih juga dapat dikontrol melalui perintah suara. Kemajuan terbaru dalam sistem otomasi rumah dapat memungkinkan pemilik untuk mendapatkan akses ke penjelajahan saluran bebas genggam dan mengontrol speaker Bluetooth.
Kemunculan fitur asisten suara sempat juga menimbulkan masalah keamanan, karena beberapa peneliti telah berhasil meretas perangkat pintar melalui suara.
Meningkatnya kebutuhan untuk meningkatkan keamanan rumah telah mendorong implementasi perangkat bertenaga AI. Perangkat ini mencakup berbagai fitur, termasuk analisis ancaman, pengenalan wajah, dan integrasi rumah pintar, yang pada gilirannya melindungi pemilik rumah dari ancaman keamanan.
Seperti dipaparkan FutureBridge, AI dapat dengan mudah mengenali objek atau wajah berkat fitur pengenalan pola/wajah. Pengenalan wajah dapat dengan mudah memeriksa penanda wajah, seperti tulang pipi, mata, dagu, dan lain-lain, dan membandingkannya dengan data yang ada.
Selain itu, AI juga dapat mengirim pemberitahuan ke ponsel pemilik rumah mengenai pengunjung di pintu depan. Kamera keamanan rumah yang paling canggih dapat mengidentifikasi wajah anggota keluarga, teman, dan hewan peliharaan.
Baca Juga: Mungkinkah Robot AI Bakal Lebih Pintar dan Lebih Manusiawi?
Kecerdasan buatan ini juga dapat membantu sistem keamanan rumah generasi berikutnya untuk secara aktif memantau dan menganalisis potensi ancaman keamanan.
Lain itu, kepintaran AI pada akhirnya dapat digunakan pada kunci pintar, yang dapat dikontrol melalui ponsel. Kunci pintar berkemampuan AI ini menawarkan banyak manfaat keamanan, seperti ketergantungan terbatas pada kunci fisik untuk akses, akses sementara ke tamu, dan streaming video reguler dari individu yang membunyikan bel pintu.
Kunci pintu biometrik seperti Kwikset, August, dan Samsung, dapat diintegrasikan ke dalam ekosistem rumah pintar Google, Samsung, dan Amazon.
Perkembangan terbaru dalam sistem otomatisasi kolabotrasi antara AI dan smarthome telah menghasilkan peningkatan dalam kecerdasan buatan dalam hal berkomunikasi dengan cloud, mempelajari pola perilaku manusia, dan mengotomatisasi perangkat rumah pintar sesuai dengan preferensi pengguna.
Sementara itu, perusahaan asal korea selatan yaitu LG sedang mengembangkan teknologi DeepThinQ 1.0 yang berfungsi untuk mendukung pengenalan suara dan video serta mengirimkan informasi ke server cloud.
Teknologi ini dapat mengotomatiskan berbagai aktivitas, seperti mematikan lampu saat pintu terkunci dari luar, menjalankan robot penyedot debu saat pemiliknya tidak ada, dan menyalakan alat pembersih udara sebelum pemiliknya tiba di rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta