Poptren.suara.com - Perilaku beringas yang dilaukan Mario Dandy, tak hanya berimbas pada terbongkarnya borok sang ayah, tapi juga sang ayah terancam tak mendapatkan uang pensiun.
Rafael Alun hanya bisa pasrah ketika harta kekayaannya itu diobok-obok oleh KPK, PPATK, dan juga hujatan dan cibiran netizen di seluruh Indonesia.
Seolah belum tuntas, dirinya kembali mengalami nasib sial usai dipecat dari jabatan pejabat Direktorat Jendral Pajak dan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dampak dari pemecatan yang tak hormat itu, Rafael Alun terancam tak mendapat uang pensiun. Hal ini juga disetujui oleh Kementerian Keuangan dan Sri Mulyani, karena ada beberapa faktor yang melatarbelakangi timbulnya keputusan ini.
Keputusan ini dibuat setelah hasil investigasi tim audit Inspektorar Jendral (Irjen) Kemenkeu, yang menemukan adanya pelanggaran berat yang dilakukan oleh Rafael Alun saat masih melaksanakan tugasnya di Direktorat Jenderal Pajak.
Sebagai pejabat di perpajakan, netizen menilai seharusnya Rafael mencontohkan hal positif sebagai pejabat pajak ke wajib pajak, bukan sebaliknya.
"Seharusnya selain gak dapet pensiun, kudu disita kekayaannya + dianggap sebagai penjahat negara yang sama statusnya kek teroris," sungut salah seorang netizen di sebuah forum daring.
Boleh jadi, hal ini menjadi tamparan bagi para pejabat di luar sana yang masih menunjukkan gaya hidup mewah dan tidak mengikuti asas kepantasan hidup seorang ASN.
Akan tetapi muncul pertanyaan, apakah adil untuk tidak memberikan uang pensiun pada Rafael Alun yang sudah lama bekerja sebagai ASN?
Baca Juga: Tak Mau Kalah dari Mario Dandy, Wanita Ini Pamer Kemewahan. Diduga Istri Pejabat Badan Pertanahan...
"Adil-adil saja sih. Yang bersangkutan sudah enak menikmati harta dan terbebas dari pajak, kini masih mengharapkan uang pensiun? Anggap saja pajak yang tidak dibayar itu sebagai uang pensiunnya. Lagipula ini juga bisa menjadi pelajaran kepada pejabat lainnya untuk tidak semena-mena dengan jabatannya," beber netizen.
Warganet pun meyakini, bahwa banyak pejabat hedon di luar sana yang ketar-ketir. Takut namanya terseret atau takut ikut dicurigai seperti yang terjadi pada Rafael Alun.
Kasus ini pun menjadi trigger untuk kemudian diadakannya audit harta kekayaan dari para pejabat yang dinilai mencurigakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena