Poptren.suara.com - Manusia memiliki emosi yang umumnya berkaitan dengan apa yang dilihat, didengar atau dirasakan berdasarkan pengalaman yang dilalui, dan emosi tersebut bisa jadi emosi negatif ataupun emosi positif. Emosi yang negatif biasanya muncul karena hal-hal tertentu yang traumatis yang terjadi pada masa lalu dan masih terbawa sampai masa sekarang.
Emosi negatif yang hadir karena trauma masa lalau cenderung sulit dikendalikan, akibatnya bisa memengaruhi kegiatan sehari-hari. Emosi tersebut akan menjadi buruk jika tidak melakukan penyembuhan emosi, atau cukup sering disebut emotional healing.
Emotional healing sering disalahartikan oleh kebanyakan orang. Emotional healing apa sih ? Emotional healing adalah kemampuan mengenali peristiwa dan keadaan yang pernah terjadi dalam hidup. Biasanya ada kaitannya dengan emosi negatif yang menghambat untuk maju.
Dengan kata lain, emosi negatif yang hadir dari pengalaman masa lalu membuat seseorang tidak bisa maju. Adanya emotional healing akan meredam emosi dan mekanjutkan hidup. Emotional healing dapat dilakukan dengan menyadari setiap emosi yang hadir dalam hidup. Kenapa ? Karena saat menyadari emosi yang hadir dalam hidup, seseorang punya kemampuan untuk mengendalikan diri, dan memilih antara merespon dan bereaksi.
Jika emosi negatif menghasilkan hal yang juga negatif, lain dengan emosi positif. Emosi positif menghasilkan emosi sehat yang baik untuk mental dan bermanfaat untuk melepaskan emosi di masa lalu, Saat seseorang mampu mencapai emotional healing yang baik, maka akan dapat menghadapi kegagalan berikutnya.
Tidak hanya itu, emosi yang sehat akan membuat seseorang pandai memberikan respons daripada memberikan reaksi. Karena ketika peristiwa yang sama terulang, reaksi yang muncul bisa saja adalah reaktivitas emosi, mau marah ya marah. Padahal emosi marah dan perilaku marah adalah dua hal yang berbeda.
Ada beberapa tips sederhana yang mudah dan hemat untuk orang-orang yang sedang mengalami emosi yang cukup membuat derita, diantaranya :
- menjadi diri sendiri;
- ciptakan diri sendiri;
Baca Juga: Benarkah Biaya Konsultasi ke Ahli Kesehatan Mental Mahal ?
- cintai diri sendiri;
- kuasai pikiran sendiri;
- memaafkan, bukan berarti melupakan;
- berhenti mendramatisir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Puteri Indonesia 2026 Jadi Arena Pemberdayaan Perempuan, Finalis Didorong Bangun Dampak Nyata
-
Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh
-
5 Motor Listrik dengan Spek Lebih Oke dari Motor Listrik MBG, Harga Lebih Murah Cuma Seperlimanya
-
Kota Solo Terendam Banjir, Warga Kaget Air di Permukiman Mendadak Berwarna Merah Pekat
-
Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat
-
Dilema WFH Sehari: Bukti Kita Masih Dinilai dari Absen Kehadiran, Bukan Hasil Kerja
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Masih Suka Bakar Sampah? Bahaya Kanker Mengintai di Balik Asapnya