Poptren.suara.com - Memelihara hewan di rumah dipilih oleh sebagian banyak orang dengan berbagai alasan, seperti teman untuk mengusir sepi, penjaga rumah, bahkan sebagai penyelamat kesehatan mental. Hewan-hewan yang umum dipelihara ada kucing, anjing, kelinci hingga ikan hias.
Melihat tingkah polah hewan yang sulit diprediksi memengaruhi suasana hati yang memelihara. Seringkali hewan yang dipelihara dirumah membuat rumah kotor dan berantakan. Tidak heran jika ada saja pemilik hewan yang memarahi bahkan menghukum si hewan. Namun dengan ekspresi memohon dan wajah melas, pemilik hewan tidak jarang menjadi luluh dan memaafkan si hewan.
Jika memelihara ikan hias, menurut laman Healthline, dianggap sebagai hewan untuk terapi. Kenapa ? Karena memelihara ikan hias akan mendapat manfaat yang dipecaya baik untuk kesehatan mental, seperti mengurangi kecemasan. Laman Water Zoo menuliskan kecemasan merupakan respons tubuh terhadap stres sehari-hari dan mempengaruhi mental dan fisik, dimana hal itu terjadi karena dipicu oleh beberapa faktor. Faktor pemicunya bisa masalah keuangan, pekerjaan, hubungan asmara, hingga ancaman psikologis.
Tidak hanya itu, sebuah pernyataan yang dipublikasikan oleh National Marine Aquarium, melihat ikan yang berenang dapat memberi ketenangan yang memengaruhi tekanan darah dan detak jantung. Umumnya detak jantung bisa turun hingga tiga persen, hanya dengan melihat akuarium yang berisi bebatuan dan hiasan. Namun datak jantung akan semain turun hingga tujuh persen ketika akuarium ditambahkan ikan.
Dari situ peneliti menyimpulkan, paparan lingkungan bawah air bermanfaat meningkatkan kesehatan seseorang, terutama orang yang memiliki masalah tekanan darah tinggi. Selain itu, memelihara ikan hias akan memengaruhi suasana hati. Suasana hati dan perasaan dipicu oleh berbagai hal, salah satunya stres.
Tinggal di rumah bersama ikan hias mampu meningkatkan suasana hati karena merawat ikan hias di rumah menjadi salah satu hiburan dan obat meredakan stres yang dibutuhkan orang sibuk. Perlu diingat, jangan abaikan faktor lain seperti pola makan, olahraga, tidur, dan masalah kesehatan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia
-
Di Tengah Dinamika Gugatan terhadap Media di Sumsel, AJI Palembang Tekankan Pemahaman Sengketa Pers
-
Tren 'Clean Girl' 2026: 5 Sepatu Lari Putih Lokal yang Paling Estetik dan Minimalis
-
5 Sepatu Lari yang Paling Nyaman Dipakai di Aspal Palembang, Bikin Kaki Nggak Cepat Pegal
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
7 Sepatu Lari Warna Pastel yang Bikin OOTD Olahraga Kamu Makin Cantik di Instagram
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
4 Rekomendasi Lampu Sepeda Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Mei 2026: Kualitas Bintang Lima, Harga Juara
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo