Poptren.suara.com - Gaji adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi karier seseorang. Sebagai imbalan atas kerja keras dan kompetensi, gaji yang tinggi dapat menjadi motivasi bagi banyak orang untuk meraih kesuksesan dalam karir mereka.
Namun, gaji tertinggi di dunia tentunya tidak diperoleh dengan mudah dan biasanya melibatkan banyak usaha, keahlian, dan pengalaman yang luar biasa.
Di dunia ini, terdapat banyak profesi yang menawarkan gaji yang sangat besar. Mulai dari atlet profesional hingga CEO perusahaan teknologi, gaji mereka bisa mencapai jutaan bahkan miliaran dolar setiap tahunnya. Namun, faktor seperti lokasi, industri, dan pengalaman juga mempengaruhi besarnya gaji yang diterima seseorang.
Sejatinya, upah minimum menjadi tolok ukur yang penting untuk menetapkan tingkat gaji dasar bagi pekerja di suatu negara. Lazimnya, upah minimum harus cukup untuk menutupi kebutuhan dasar para pekerja, mulai dari makanan hingga tempat tinggal.
Meski demikian, ada sejumlah negara yang menetapkan upah minimum sangat tinggi bagi para pekerjanya. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya beli pekerja, mendorong produktivitas, meningkatkan standar hidup, serta mengurangi kemiskinan.
Mengapa upah bervariasi di setiap negara? tentunya ada beberapa faktor, antara lain undang-undang ketenagakerjaan, aktivitas serikat pekerja, dan biaya hidup. Ekonomi lokal juga berperan karena menentukan seberapa besar pemberi kerja mampu membayar. Ada juga pasar kerja yang perlu dipertimbangkan.
Misalnya, upah akan lebih rendah jika negara tersebut memiliki tingkat pengangguran yang tinggi (akan ada lebih banyak pasokan pekerja). Kebalikannya juga benar; upah akan naik jika jumlah pekerja sedikit dengan lebih banyak perusahaan yang bersaing.
10 negara dengan gaji tertinggi di 2023
Negara mana yang memiliki gaji rata-rata tertinggi di dunia? Apa yang membuat mereka berbeda dari negara lain? Berikut daftar 10 negara dengan pendapatan rata-rata buruh saban bulannya, yang kami sarikan dari berbagai sumber.
1. Luksemburg: USD68.681 (Rp1,02 miliar) per tahun.
2. Islandia: USD68.006 (Rp1,01 miliar) per tahun.
3. Swiss: USD66.567 (Rp992 juta) per tahun.
4. Amerika Serikat: USD65.836 (Rp981 juta) per tahun.
5. Denmark: USD57.150 (Rp851 juta) per tahun.
6. Belanda: USD56.552 (Rp842 juta) per tahun.
7. Jerman: USD56.000 (Rp834 juta) per tahun.
8. Belgia: USD55.590 (Rp828 juta) per tahun.
9. Australia: USD54.401 (Rp810 juta) per tahun.
10. Norwegia: USD54.027 (Rp805 juta) per tahun.
Baca Juga: Waduh! Menteri Tenaga Kerja Izinkan Gaji Buruh Dipotong 25 Persen, Termasuk THR?
Berita Terkait
-
Aksi Ketum Partai Buruh Cium Tangan Ganjar Bikin Heran: Padahal Pak Gub Pro Omnibus Law
-
Gaji-Harta Gubernur Lampung yang Terbang Naik Helikopter Demi Cek Jalan Rusak
-
Gaji Peneliti BRIN dari Lulusan SD Hingga S3
-
Ternyata Segini Gaji Anggota TNI Kopda N yang Bawa 50 Kg Ganja
-
Soal Kasus Waskita, Erick Thohir Tegaskan Tidak Ada Toleransi Kasus Korupsi di BUMN
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas
-
Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
-
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang
-
Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan
-
Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?
-
Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?
-
DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?
-
Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng
-
Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya
-
Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas