Poptren.suara.com - Pernah dengah hipertensi ? Hipertensi apa sih ? Hipertensi adalah kondisi dimana kadar tekanan darah melebihi 140/90 mmHG, jika tekanan darah tinggi, maka akan berubah menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan lainnya. Hipertensi menjadi salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular.
Hipertensi disebabkan oleh kebiasaan dan gaya hidup yang tidak sehat. Disadari atau tidak, ada beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab hipertensi. Diantaranya ada jadwal tidur yang tidak teratur. Apabila jadwal tidur tidak teratur, maka tekanan darah akan naik drastis.
Luke Laffin, seorang ahli jantung, mengatakan bahwa orang yang tidur kurang dari enam hingga delapan jam sehari bisa mengalami peningkatan tekanan darah. Peryataan tersebut diperkuat dengan adanya beberapa penelitian yang menemukan bahwa malam tanpa tidur akan meningkatkan tekanan darah, tidak hanya sepanjang malam, tapi juga pada keesokan harinya.
Maka dari itu, disarankan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari agar mendapatkan waktu tidur yang berkualitas. Selain itu, hindari minum dan makan 90 menit sebelum tidur, serta jangan menonton televisi di tempat tidur. Laffin mengatakan, apabila seseorang terbangun dan tidak dapat kembali tidur dalam 20 menit, bangun dan lakukanlah hal lain.
Sering menahan buang air kecil juga jadi pemicu hipertensi. Kenapa ? Karena kantung kemih menjadi penuh jika seseorang sering menahan untuk buang air, tubuh akan meningkatkan tekanan darah. Laffi menjelaskan kantung kemih yang penuh akan meningkatkan tekanan darah sekitar 10 hingga 15 poin. Tidak heran apabila dokter atau tim medis biasanya meminta pasien untuk buang air kecil sebelum mengukur tekanan darahnya.
Perlu diingat, sering bangun di malam hari untuk buang air kecil juga bisa menjadi tanda hipertensi. Laffin mengungkapkan jika tekanan darah seseorang meningkat, itu menyebabkan tubuh berkata, tekanan darah perlu diturunkan, dan salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan buang air kecil.
Kurangnya konsumsi sayur dan buah adalah alasan lain mengapa hipertensi terjadi. Asupan natrium yang tinggi adalah zat sebabkan hipertensi. Cara menurunkan kadar hipertensi adalah dengan mengonsumsi buah dan sayur yang kaya potasium. Pakar kardiologi dari Johns Hopkins, Seamus Whelton, mengatakan bahwa garam meningkatkan tekanan darah, dan potasium menurunkan tekanan darah dengan cara meningkatkan pelepasan natrium di tubuh manusia.
Ditargetkan untuk pria kadarnya hingga 3.400 miligram potasium per hari, sedangkan wanita sekitar 2.600 miligram. Perlu diingat, tidak perlu konsumsi suplemen potasium kecuali direkomndasikan oleh dokter. Pisang, buah kering, kentang, dan kacang-kacangan akan membantu menjaga rasio garam dan potasium tetap terjaga. Whelton menambahkan, sekitar 75 persen natrium yang dikonsumsi kebanyakan orang sudah ada dalam makanan saat mereka membelinya.
Dengan kata lain, mengganti makanan olahan serta makan lebih banyak buah dan sayur adalah kunci untuk mengurangi sodium dan meningkatkan potasium.
Baca Juga: Benarkah Biaya Konsultasi ke Ahli Kesehatan Mental Mahal ?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Perjuangan 75 Kartini Penjelajah Pakai Kebaya, Kibarkan Merah Putih Raksasa di Puncak Gunung
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
6 Bedak Tabur Terbaik untuk Menyamarkan Pori-Pori dan Garis Halus
-
Drama Beyond the Bar: Ketika Keadilan Harus Melewati Luka yang Tak Terlihat
-
Cara dan Syarat Daftar Subsidi Tepat MyPertamina 2026 Biar Dompet Tak Jebol
-
Audiensi dengan Feby Herman Deru, ASETI Sumsel Tekankan Standarisasi dan Etika Tari
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget