/
Kamis, 01 Juni 2023 | 07:57 WIB
Ilustrasi sumber protein (Freepik)

Poptren.suara.com - Manusia membutuhkan protein agar gizi seimbang dan kesehatan terjaga. Pentingnya protein bukan berarti mengonsumsi protein melebihi yang disarankan, karena porsi protein setiap manusia tidaklah sama. Protein yang berlebihan justru tidak disarankan.

Laman Kementerian Kesehatan RI menuliskan fungsi protein pada tubuh ialah membentuk jaringan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh, memelihara jaringan tubuh serta memperbaiki dan mengganti jaringan yang rusak atau mati. Perlu diketahui bahwa angka rata-rata kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia sebesar 57 gram per orang dalam sehari.

Apabila protein berlebih maka akan muncul efek samping yang merugikan untuk kesehatan. Laman Eating Well dan laman Healthshots menjelaskan tanda-tanda kelebihan protein yang perlu diwaspadai, diantaranya :

1. Sering buang air kecil

Hal ini disebabkan oleh penumpukan limbah berlebih dari makanan yang terlalu banyak protein dan menciptakan lingkungan yang jauh lebih asam.

2. Dehidrasi

Jika konsisten dan berlebihan mengonsumsi protein dalam jangka waktu yang lebih lama, maka dapat menyebabkan dehidrasi.

3. Meningkatkan stres

Protein yang terlalu tinggi tapi rendah lemak dapat meningkatkan risiko stres pada orang dewasa yang sehat.

Baca Juga: Sedang Ingin Membentuk Otot? Ini Jumlah Asupan Protein yang Kamu Butuhkan

4. Berat badan naik

Ketika tubuh kelebihan protein, maka protein disimpan dalam bentuk lemak dan beresiko tinggi menaikkan berat badan.

5. Sembelit

Diet protein tinggi yang rendah serat dan rendah karbohidrat dapat dengan mudah menyebabkan masalah pencernaan, seperti sembelit, mual, dan diare. Tidak menutup kemungkinan pula mengalami kram dan kembung.

6. Bau mulut

Tingginya jumlah protein yang dikonsumsi membatasi asupan karbohidrat yang mengakibatkan kurangnya asupan karbohidrat yang dapat diserap tubuh untuk menghasilkan energi dari sumber lain dan akhirnya menyebabkan produksi bahan kimia yang dapat menimbulkan bau tidak sedap.

Perlu diingat, tubuh dengan kelebihan protein dalam jangka waktu lama dapat membebani ginjal, hati, dan tulang, serta berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung bahkan kanker.

Load More