Poptren.suara.com - Stroberi, buah merah yang lezat dan manis ini, ternyata menyimpan banyak misteri. Siapa sangka, nama "stroberi" sendiri adalah penamaan yang salah, karena stroberi sebenarnya bukan beri sama sekali. Lebih mengejutkan lagi, titik-titik putih yang tampak seperti biji pada permukaan stroberi, ternyata bukan biji!
Titik-titik putih tersebut disebut achenes, dan mereka adalah buah sejati dari tanaman stroberi, dengan setiap achene mengandung satu biji di dalamnya. Istilah "achene" merujuk pada buah kering sederhana yang dihasilkan oleh banyak spesies tanaman berbunga, termasuk quinoa, buckwheat, dan cannabis.
Jadi, jika stroberi bukan buah dari tanaman tersebut, dan bukan beri, lalu apa sebenarnya stroberi?
Stroberi secara teknis adalah buah agregat, dari keluarga Rosaceae. Raspberry dan blackberry juga termasuk dalam kategori ini, dan mereka semua termasuk dalam keluarga yang sama dengan mawar.
Istilah "beri" cukup samar dalam arti bahwa setiap buah yang dapat dimakan, berdaging, dan mengandung biji dapat disebut sebagai beri, tetapi ada klasifikasi ilmiahnya. Untuk diklasifikasikan sebagai beri, buah tersebut harus mengandung lebih dari satu biji dan terdiri dari kulit luar (exocarp), bagian tengah yang berdaging (mesocarp), dan casing dalam yang menampung biji (endocarp).
Berbeda dengan kelompok beri sejati, stroberi sebenarnya adalah jaringan reseptakel yang membengkak yang menampung buah pembawa biji di permukaannya. Tidak seperti buah lainnya, ketika bunga stroberi dibuahi, buahnya tidak membengkak; sebaliknya, jaringan reseptakel membengkak, sementara buah sejati memisahkan diri menjadi achene kecil dan kering. Dan karena achene hanya mengandung satu biji, mereka juga tidak bisa diklasifikasikan sebagai beri!
Untuk menambah hinaan bagi buah achene yang miskin rasa ini, sebagian besar tanaman stroberi bahkan tidak tumbuh dari biji mereka. Tanaman stroberi mengirimkan apa yang disebut "runners" saat mereka tumbuh, pada dasarnya klon stroberi kecil yang akan berakar dan mulai tumbuh ketika mereka mencapai tanah.
Siklus hidup yang tidak biasa dari peniru beri ini berarti mereka digabungkan dengan sisa buah-buahan yang diasingkan dalam kategori buah agregat, bersama dengan klasifikasi drupe dari freak berbiji satu.
Baca Juga: Terungkap! Pria Ini Pasang Kamera di Truknya untuk Intip Rok Wanita!
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition