Poptren.suara.com - Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyebut, Ketua KPK Firli Bahuri dan empat wakil ketua tidak menyetujui surat pengunduran yang diajukan Brigjen Asep Guntur Rahayu pada Senin (31/7/2023). Lima pimpinan KPK kompak menolak surat pengunduran Brigjen Asep Guntur Rahayu sebagai Direktur Penyidikan, sekaligus Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi.
Dengan keputusan tersebut, Asep dinyatakan tetap menjabat sebagai Direktur Penyidikan, sekaligus Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi.
"Hari ini tadi pimpinan sudah mendisposisi sepakat sudah menolak pengunduran Pak Asep. Artinya Pak Asep tetap menjadi Dirdik dan juga Plt Depdak, bersama-sama kita, bersama-sama teman media, ayok kita ke depan berantas korupsi," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (2/7/2023).
Pada tanggal 28 Juli 2023, Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengadakan pertemuan dengan Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, Marsekal Muda Agung Handoko, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Setelah pertemuan itu, Tanak menyampaikan permohonan maaf kepada TNI dan Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono.
Permintaan maaf tersebut terkait dengan dugaan korupsi berupa suap yang menyeret Kepala Basarnas, Marsekal Madya Henri Alfiandi, dan Letkol Afri Budi Cahyanto. Dalam permintaan maafnya, Tanak menyebut adanya kekhilafan dari penyelidik KPK dalam penanganan perkara tersebut.
Tindakan Tanak untuk secara terbuka meminta maaf diduga menjadi pemicu bagi Asep untuk berniat mundur dari KPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Kembalinya Mahkota Raja Pajajaran, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Pukau Warga Bogor
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Sinopsis Film Backrooms: Teror Ruangan Kosong yang Penuh Gore dan Misteri
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Sampah Hari Ini, Ancaman Masa Depan: Gen Z Tak Boleh Acuh pada Lingkungan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit