Poptren.suara.com - Mimisan, juga dikenal sebagai epistaksis, adalah kondisi ketika terjadi perdarahan dari hidung. Ini terjadi ketika pembuluh darah di dalam hidung pecah atau rusak, menyebabkan darah keluar melalui lubang hidung. Mimisan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk cuaca kering, udara kering, luka pada hidung, tekanan darah tinggi, alergi, infeksi, atau bahkan faktor yang tidak jelas.
Menurut dr. Eunike Imori dari Departemen THT-KL FK-KMK Universitas Gadjah Mada yang dikutip dari laman fkkmk.ugm.ac.id, mimisan belum diketahui penyebab pastinya. Pembuluh darah di bagian hidung ada banyak. Mimisan bisa terjadi pada pembuluh darah depan dan pembuluh darah belakang.
“Pembuluh darah depan lebih tipis, mudah berdarah, namun pendarahan cepat berhenti. Sedangkan pembuluh darah belakang ukurannya lebih besar, tidak mudah berdarah, namun pendarahannya sulit berhenti,” jelas dr. Nike.
Berikut adalah langkah-langkah umum yang bisa diambil untuk mengatasi mimisan ringan:
1. Posisi Tubuh
Duduk atau berdiri tegak untuk mengurangi tekanan ke kepala.
2. Miringkan Kepala
Miringkan kepala sedikit ke depan agar darah tidak masuk ke tenggorokan.
3. Tekan Hidung
Tekan lembut bagian bawah hidung selama 5-10 menit.
4. Kompres Dingin
Tempelkan es yang dibungkus dengan kain tipis di hidung dan pipi.
5. Hindari Korek Hidung
Jangan korek hidung saat mimisan.
Baca Juga: Benahi Lini Belakang, Tottenham Resmi Boyong Bek Jangkung Belanda dari Wolfsburg
6. Pelembap dan Udara
Gunakan pelembap atau humidifier untuk menjaga kelembaban udara.
7. Hindari Pemicu
Jauhi faktor seperti udara kering dan paparan asap rokok.
8. Obat Vasoconstrictor
Penggunaan obat ini bisa direkomendasikan oleh dokter.
9. Konsultasi Medis
Jika mimisan tak berhenti atau berulang, konsultasikan dengan dokter, terutama jika masalah kesehatan mendasar.
Jika seseorang mengalami mimisan yang terjadi berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain seperti pusing, mual, perdarahan yang signifikan, atau kesulitan bernapas, disarankan untuk mencari nasihat medis. Langkah ini penting untuk menilai penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati