Poptren.suara.com - Pengukur kualitas udara secara real-time yang disebut "IQAir" adalah merek dari perangkat monitor kualitas udara yang dapat mengukur dan memantau komponen-komponen tertentu dalam udara di sekitar kita.
Alat ini mendadak lumayan mendapatkan atensi publik ketika DKI Jakarta digadang-gadang sebagai kota dengan kualitas udara terburuk, tak hanya di Asia, tapi juga di dunia.
Sejatinya, perangkat ini berguna untuk memahami seberapa baik atau buruk kualitas udara di dalam ruangan atau di luar ruangan.
IQAir menghasilkan berbagai jenis perangkat untuk mengukur dan memantau kualitas udara. Beberapa dari fitur yang umumnya dimiliki oleh perangkat semacam ini termasuk kemampuan untuk mengukur:
- Partikel-partikel kecil dalam udara (PM2.5),
- Gas berbahaya seperti ozon (O3),
- Karbon monoksida (CO),
- Sulfur dioksida (SO2),
- Nitrogen dioksida (NO2), dan
Baca Juga: Gawat !! Kualitas Udara Jakarta Jadi yang Terburuk Sedunia
beberapa komponen lainnya yang dapat berdampak pada kesehatan manusia.
Perangkat-perangkat ini biasanya dilengkapi dengan sensor-sensor yang sensitif dan sistem pemrosesan data yang memungkinkan mereka untuk memberikan informasi secara real-time tentang tingkat polutan di lingkungan sekitar.
Informasi ini dapat digunakan oleh individu atau organisasi untuk mengambil tindakan pencegahan atau mitigasi jika kualitas udara buruk.
Penting untuk diingat bahwa pengukuran kualitas udara adalah hal yang kompleks dan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk cuaca, polusi udara luar ruangan, aktivitas dalam ruangan, dan lainnya.
Perangkat seperti IQAir dapat memberikan panduan yang berguna, tetapi kebijakan dan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah kualitas udara yang lebih besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot
-
Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027
-
Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali
-
Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai