Poptren.suara.com - Poppy Capella pemegang lisensi Miss Universe Indonesia (MUID) baru saja memberikan klarifikasi tentang dugaan pelecehan seksual dan foto telanjang terhadap finalis Miss Universe Indonesia 2023.
Belakangan, kasus ini merebak dan ramai diperbincangankan di jagat dunia maya usai pengakuan salah satu finalis yang mengalami kejadian tak menyenangkan saat proses body checking.
Disebutkan, mereka--para finalis--mengaku disuruh melepas pakaian dan foto telanjang di sebuah bilik tanpa pintu dalam sebuah proses.
Tak berselang lama, beberapa finalis lainnya menyeruak ke publik untuk membongkar pengalaman kurang mengenakan mereka selama proses penyelenggaraan ajang kecantikan itu. Pusaran pemberitaan pun semakin kuat terkait isu itu, utamanya di media sosial.
Para finalis bahkan kompak melaporkan dugaan pelecehan seksual ini ke Polda Metro Jaya. Tak pelak, pihak MUID langsung menjadi sorotan dan menuai hujatan dari para netizen.
Akibat isu itu, Poppy Capella akhirnya buka suara terkait isu yang masih bergulir panas hingga saat ini. Ia kemudian memberikan klarifikasinya lewat akun Instagram milik Miss Universe Indonesia.
Mantan penyanyi dangdut ini menampik terlibat dalam proses atau skandal body checking dan pemotretan telanjang para finalis MUID 2023.
Perempuan 31 tahun ini mengeklaim dirinya tak tahu menahu apalagi menyuruh siapapun untuk melakukan dugaan pelecehan pada saat body checking.
"Dengan ini saya tegaskan bahwa saya sebagai National Director dan sebagai pemilik ijin Miss Universe Indonesia tidak terlibat sama sekali dan tidak pernah mengetahui, menyuruh, meminta atau mengijinkan siapapun yang berperan dan berpartisipasi dalam proses penyelenggaraan Miss Universe Indonesia 2023 untuk melakukan kekerasan atau pelecehan seksual melalui body checking sebagaimana yang ramai diberitakan," tulis Poppy Capella dalam akun Instagramnya, Minggu (13/8/2023).
Baca Juga: Siapa Sosok Safa Attamimi? Tukang Foto Saat Peserta Miss Universe Indonesia Ditelanjangi
Tapi apa lacur, pernyataan resmi yang diberikan oleh mantan National Director ini tak diterima dengan baik oleh netizen.
Poppy Capella justru semakin dihujat karena dalam klarifikasinya tidak menuliskan satu kata permintaan maaf pun kepada para finalis MUID 2023 atas kasus dugaan pelecehan seksual ini.
Bahkan ada netizen yang menyindir, "Semangat mbak, kamu sendirian."
"Surat resmi, tapi EYD-nya berantakan," timpal yang lain.
"Aku baca poin nomor 5 kok kesel ya," tambah lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus