/
Selasa, 05 September 2023 | 08:22 WIB
Wulan Guritno (Photo dari Youtube Wulan Guritno)

Poptren.suara.com - Wulan Guritno mengaku menjadi korban karena dirinya mengira hendak promosi game online. Rupanya hal itu membuat Menkominfo Budi Arie akan menjadikan Wulan sebagai duta anti judi online.

"Gini lho, nanti kan sedang ditanyain polisi (kasus Wulan Guritno) tunggu aja, nanti polisi, kita mau ya beliau justru jadi duta anti-judi online. Kan dia (Wulan) sudah bilang di media bahwa dia nggak tahu. Dipikir itu game. Ini bukan soal satu artis ya, (tapi) semuanya, selebgram, artis," imbuhnya.

Dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR, di kompleks Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2023), membahas bahayanya judi online bagi masyarakat. Hal itu juga membuka peluang untuk Wulan Guritno yang akan dijadikan duta anti judi online oleh pemerintah.

"Mbak Wulan merupakan korban karena dia mendapat informasi bahwa itu adalah game online. Yang di promosikan oleh banyak sekali artis-artis besar lainnya," kata Bucie Lee, manajemen dari Wulan Guritno.

Pihak Wulan Guritno sendiri menyatakan dirinya sebagai korban dalam perkara judi online. Saat diberikan materi promosi, Wulan mengira hal yang hendak dipromosikan adalah gim (game) biasa.

Kelanjutan dari kasus Wulan Guritno ini akan diperiksa Bareskrim Polri minggu depan.

"Rencananya minggu depan," kata Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar kepada wartawan, Kamis (31/8) pekan lalu.

Rupanya polisi telah melakukan penelusuran terkait situs judi online yang dipromosikan pemain Jakarta vs Everybody itu. Hasil menunjukkan situs tersebut masih aktif hingga sekarang. Hal itu diungkapkan oleh Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.

Perkembangan kasus judi online ini juga menyeret sejumlah artis ternama lainnya yang namanya sudah dikantongi oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Selain Wulan Guritno, Akun Ini Tulis Deretan Artis yang Diduga Promosikan Judi Online, Ada Amanda Manopo Hingga Ari Lasso

"Kemarin ada beberapa nama yang viral, tentu akan kami tindak lanjuti. Kami akan tindak lanjuti, dan kalau memang nanti terpenuhi unsur pidananya, pasti akan kami proses," tegas Vivid.

Load More