Suara.com - Komitmen Sparks Fashion Academy Lahirkan Designer Profesional
Menjadi seorang fashion designer sukses bukanlah hal mudah. Kerja keras, semangat, kreativitas, dan keberanian sangat dibutuhkan. Meski tak mudah, nyatanya banyak designer yang telah berhasil membuat dan mengembangkan bisnis di industri fashion.
Sebagaimana pengalaman SFA yang berdiri 6 tahun lalu, cukup dikenal sebagai Sekolah Fashion yang tiap tahunnya siap mencetak designer profesional.
Terbukti para siswa SFA sukses dan berhasil di ajang-ajang Fashion terkemuka seperti Indonesia Fashion Week (IFW), Jakarta Fashion Week (JFW) dan Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF), hingga menghantarkan alumninya ke ajang bergengsi New York Fashion Week.
Di 3 tahun terakhir SFA melihat adanya kebutuhan untuk terus melengkapi siswa dengan tuntutan untuk semakin memiliki kekhususan dari kreatifitas mode, strategi bisnis yang semakin tajam sebagai fashionpreneuer melalui tagline SFA ‘Turning Fashion Into Business’.
Achievement SFA 2019 telah memberikan keahlian dan pelatihan kepada 300 fashion enthusiast, sekaligus wirausaha baru dalam wadah Industri Kecil Menengah (IKM). Selama ini SFA berhasil bekerjasama dengan Dinas Perindustrian DKI Jakarta dalam memberikan pelatihan fashion di berbagai wilayah DKI Jakarta.
Melalui program-program yang praktis, padat serta disesuaikan dengan kebutuhan spesialisasi keahlian yang akan dituju siswa. Saat ini SFA giat menggalang program-program pelatihan di berbagai lembaga pemerintah maupun swasta.
Floery Dwi Mustika, CEO SFA memaparkan, dengan pencapaian yang sangat baik di tahun 2019, tentunya SFA sebagai lembaga pendidikan mode memiliki tugas bukan sekedar melahirkan designer dan fashionpreneur saja. Namun juga bagaimana SFA dapat menjadi solusi dari persaingan yang semakin tajam, katanya dalam siaran pers yang dikirimkan pada Suara.com.
Baca Juga: Vivi Zubedi, 3 Tahun Berturut-Turut Melenggang di New York Fashion Week
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!
-
Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan
-
Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
-
Kritik Atraksi Kemerdekaan Elite, Kolektif UGM Kibarkan Bendera Setengah Tiang
-
Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi