Suara.com - Frozen food menjadi salah satu kategori makanan yang penjualannya meningkat pesat di masa pandemi. Hal ini karena banyak orang memilih untuk menyediakan makanan praktis yang siap masak selama di rumah saja. Dan salah satu dukungan pengiriman bagi paket kategori ini adalah GoSend Intercity Delivery – layanan next-day pengiriman barang antarkota kolaborasi Gojek dan Paxel.
GoSend Intercity Delivery melayani paket ukuran kecil, sedang, dan besar dengan tarif flat mulai dari Rp 15.000. Layanan ini juga dilengkapi asuransi untuk kerusakan/kehilangan di perjalanan, serta pengiriman yang dapat diterima dalam waktu 24 jam.
Layanan ini menjadi favorit bagi paket dengan kategori frozen food (70%), disusul sayur/buah-buahan, pakaian, dan dokumen.
Pertama kali diluncurkan di bulan April 2020, GoSend Intercity Delivery telah mendapat sambutan yang positif dari para pengguna. Layanan yang hadir dengan misi mempermudah para pengguna individu serta memperluas kesempatan UMKM tetap produktif di masa pandemi ini telah melayani para pengguna di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek), Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Semarang.
Dan kini di akhir tahun, GoSend Intercity Delivery telah mencatat pengiriman sebanyak lebih dari 100.000 paket untuk rute Jadetabek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah dan jumlahnya terus bertambah hingga hari ini.
Sebagai simbol pencapaian bersama dan juga menyongsong pencapaian yang lebih positif lagi ke depannya, Paxel dan GoSend merayakan dengan penanda plakat 100.000 shipment.
Menurut Bryant Christanto, CEO Paxel, pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Paxel dan Gojek sebagai penyedia jasa logistik yang unggul dan terpercaya.
Hal senada juga disampaikan oleh Junaidi, Head of Logistic Gojek, yang mengatakan bahwa layanan GoSend Intercity Delivery telah terbukti menjadi andalan para pengguna Gojek dalam memberikan solusi pengiriman barang yang cepat, mudah, dan aman di masa pandemi. Dan tidak hanya para pengguna Gojek individu yang merasakan manfaat GoSend Intercity Delivery, tetapi juga para pelaku UMKM dan komunitas social seller dalam mendorong pertumbuhan usaha mereka. Hal ini pun semakin membuka lebih banyak peluang bagi UMKM di Indonesia untuk dapat berbisnis dengan lebih mudah.
Baca Juga: Komplain Pengiriman Barang Lama, Jawaban Penjual Online Bikin Ngakak
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi