Suara.com - China kini menjadi salah satu pasar yang paling dilirik oleh pelaku UMKM di Indonesia. Karena di Negeri Tirai Bambu itu, banyak menawarkan produk yang tak ada di Indonesia dengan harga relatif murah.
Tapi sayangnya, pelanggan dari Indonesia masih menemui banyak kesulitan untuk bertransaksi. Kendalanya misalnya soal bahasa dan sulitnya mencari supplier.
Masalah tersebut rupanya menjadi perhatian serius bagi forwarder China - Indonesia, BlueRay Cargo. Mereka baru saja meluncurkan layanan digital blueraycargo.id.
Website ini dibuat untuk memudahkan UMKM dan individu mengakses produk dari China untuk masuk ke Indonesia, yang tidak tersedia di pasar lokal.
Mengusung sistem satu harga, BlueRayCargo.ID meminimalisasi proses seperti mencari supplier, terjemahan bahasa, pengiriman Internasional, bea dan cukai serta hal lainya yang berhubungan dengan impor barang.
"Pelanggan bisa transaksi langsung di website dan kirim barang apapun kecuali terkena Lartas (barang yang dilarang atau dibatasi) dan barang yang berbahaya yang diatur dalam UU yang berlaku," kata Yanti, Direksi BlueRayCargo.ID seperti dalam keterangan yang diterima Suara.com.
"Pengiriman mulai dari 0.1 CBM untuk laut dan 1 kg untuk udara dengan pengiriman tercepat. Karena kami operate sendiri dan bisa bayar dengan semua pembayaran termasuk pay later," kata Yanti menambahkan.
BulerayCargo.id juga mudah diakses dan konsumen hanya perlu mendaftar via website dengan gratis. Konsumen kemudian mendapatkan alamat gudang di China sendiri sebagai tujuan alamat saat konsumen membeli barang di Alibaba, 1688, atau supplier sendiri di China.
Saat barang sampai Gudang China proses pengiriman hanya memakan waktu 5-10 hari kerja hingga sampai ke rumah pelanggan.
Baca Juga: Bisnis Pengiriman Barang Makin Laris Selama Pandemi COVID-19
Soal pembayaran, BulerayCargo.id juga berusaha mempermudah konsumen dengan sistem pembayaran paylater tanpa bunga. Bahkan ada pergantian 100 persen jika barang hilang atau tertahan.
Berita Terkait
-
Keselamatan Pelayaran Jadi Fokus, BKI Gelar Sosialisasi di Samarinda
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
-
Diterpa Isu Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Tidak Akan Mundur dari Pemerintahan
-
PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
-
Dituduh Terlibat Kasus Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Ungkap Reaksi Tak Terduga Nagita Slavina
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence