Suara.com - Sebagai sdeorang dokter kecantikan, dr Ayu Widyaningrum berusaha selalu bersikap profesional dan bekerja keras untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pasiennya. Untuk mendukung visi misinya itu, pemilik klinik Widya Clinic Esthetic di Banjarmasin ini terus mencari teknologi terbaru di bidang kecantikan.
Kekinian, dr Ayu Widyaningrum menerapkan teknologi kedokteran terbaru dari embryonic cell dan steam cell di kliniknya. Dengan teknologi ini, dr Ayu ingin masyarakat tetap fokus terhadap kesehatannya di masa pandemi.
"Untuk dermatologi estetik, itu berhubungan dengan antiaging yang sangat luar biasa untuk regenerasi sel," kata dr Ayu Widyaningrum kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.
Dokter Ayu Widyaningrum mengakui, teknologi untuk anti-aging tersebut saat ini harganya masih cukup mahal.
"Embryonic cell ini diambil dari placenta atau steam cell murni. Memang harganya masih mahal, berkisar di atas Rp 10 juta. Tapi dengan teknologi, kami akan terus membuatnya lebih sempurna dan harga lebih terjangkau," tutur dr Ayu.
Baru-baru ini, dr Ayu Widyaningrum terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan dari Obsession Awards 2021 untuk kategori Profesionalisme.
Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan antara lain oleh para petinggi negara, seperti Menkominfo Johnny Gerald Plate, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Anies Baswedan, dan lainnya.
"Enggak nyangka, karena kali ini saya sejajar dengan orang-orang yang luar biasa saat menerima penghargaan. Ini luar biasa buat saya," ucap Ayu.
Penghargaan seperti sempat diterima dr Ayu pada 2020 secara virtual. Penghargaan yang menuntut dirinya harus terus melayani masyarakat dalam kondisi apapun.
Baca Juga: Tren Perawatan Kecantikan Masa Kini: Selain Cantik, Kulit Juga Harus Sehat
"Meski saya ini diganggu oleh wabah Covid-19. Saya memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat penting di garda terdepan, diharuskan untuk tidak boleh takut kepada penyakit menular," imbih dr Ayu.
"Saya juga harus terus membangun pengertian kepada masyarakat agar tetap sehat dan produktif meski masih dihantui pandemic Covid-19. Caranya, antara lain menganjurkan vaksinansi, menjaga 5 M, menjaga imunitas dan kebersihan," sebutnya.
Berita Terkait
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Mengenal XERF, Perawatan Pengencang Kulit Terbaru yang Minim Downtime
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
Fin Touch Viva untuk Apa? Kenali Fungsi, Varian, Harga, dan Review Pengguna
-
Bayar Zakat Lewat BRILink Bisa Kurangi Pajak? Ini Penjelasannya
-
Apa yang Baru dari Android 17? Begini Penjelasan Langsung oleh Google
-
Kuartet Jantung Pertahanan Timnas Indonesia Minus Rizky Ridho, Auto Juara ASEAN FIFA Cup?
-
The Apothecary Diaries Season 3 Tayang Oktober, Reina Ueda Isi Suara Karakter Baru
-
Chaeyoung TWICE dan Zion.T Bantah Kabar Putus, Konfirmasi Masih Bersama
-
Ribuan Bikers Honda PCX Rayakan HUT RI ke-81 Lewat Konvoi Lintas Generasi
-
Postingan Susanah Pengupas Bawang Hilang dari Akun Komdigi, Fakta Upah Rp700 per Kilogram Terungkap
-
Sopir Kopaja Diduga Alami Intimidasi, BEM UI Berangkat Demo ke Bundaran HI Naik Angkot
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi